Breaking News:

PON XX Papua

Soal Permintaan Kondom untuk Atlet PON XX Papua, Ini Kata Dinkes Kota Jayapura

Antisipasi lonjakan kasus HIV/AIDS saat PON XX Papua berlangsung, Pemerintah Kota Jayapura perlu meminta penyediaan kondom di setiap hotel.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
KONDOM - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Dokter Ni Nyoman Sri Antari. Dalam mengantisipasi lonjakan kasus HIV/AIDS saat PON XX Papua berlangsung, Pemerintah Kota Jayapura sangat perlu untuk meminta penyediaan kondom di setiap kamar-kamar hotel. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Dokter Ni Nyoman Sri Antari memperjelas soal wacana penyediaan kondom untuk PON XX 2021.

"Kami, sebagai public healther harus perhatikan soal pencegahan HIV/AIDS. Selain itu, diminta untuk penyediaan obat anti nyamuk guna cegah malaria," kata Sri Antari kepada Tribun-Papua.com, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (16/6/2021).

Sri Antari mengatakan, memang benar ada permintaan dari Pemerintah Kota Jayapura untuk penyediaan kondom di hotel dan penginapan saat PON XX Papua berlangsung, Oktober mendatang.

Baca juga: Usulan Kondom Gratis Selama PON XX Papua, Sudah Ada Tahun Lalu

Lebih lanjut, Ni Nyoman menjelaskan bahwa saat event PON XX Papua berlangsung, akan banyak orang berdatangan di Kota Jayapura, dan setiap hotel serta penginapan akan sibuk dengan melayani tamu yang berdatangan.

"Ditakutkan orang yang datang dari luar Papua dapat menyebarkan HIV/AIDS dan meningkatkan jumlah kasus di Kota Jayapura," ujarnya.

Untuk itu, dalam mengantisipasi lonjakan kasus HIV/AIDS saat PON XX Papua berlangsung, Pemerintah Kota Jayapura sangat perlu untuk meminta penyediaan kondom di setiap kamar-kamar hotel.

Terlebih untuk hotel-hotel yang akan menjadi tempat menginap para atlet dan official PON XX Papua 2021.

Baca juga: 6.765 Kasus HIV/AIDS di Kota Jayapura, Pemerintah akan Siapkan Kondom Jelang PON XX Papua

Sekadar diketahui, kasus HIV-AIDS di Provinsi Papua per 29 Mei 2020 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menduduki peringkat ketiga.

Dengan total kasus 60.606 yang terdiri atas 36.997 HIV dan 23.609 AIDS.

Dari temuan kasus HIV-AIDS di Papua, Kabupaten Nabire menduduki posisi tertinggi dari 28 kabupaten dan dua kota di Papua, yakni sebanyak 7.436 Kasus.

Kota Jayapura sebagai satu di antara tuan rumah PON XX 2021, sebanyak 6.765 Kasus.

Disusul Kabupaten Jayawijaya sebanyak 6.242 kasus.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved