Breaking News:

TSE Berikan Beasiswa 302 Anak di Dusun Boven Digoel Papua

PT Tunas Sawa Erma-B (TSE-B), bagian dari TSE Group, menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan sebesar Rp 331 juta ke 302 anak.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Pexels.com/RF._.studio
Ilustrasi belajar - PT Tunas Sawa Erma-B (TSE-B), bagian dari TSE Group, menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan sebesar Rp 331 juta ke 302 anak. 

TRIBUN-PAPUA.COM - PT Tunas Sawa Erma-B (TSE-B), bagian dari TSE Group, menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan sebesar Rp 331 juta ke 302 anak-anak tuan dusun di Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Pemberian santunan ini dibarengi dengan pemberian masker kepada sejumlah masyarakat yang belum memiliki. 

Manager Umum TSE-B Sunman Kim dalam keterangan diterima ANTARA, Rabu (16/6/2021) malam, menuturkan, penyaluran beasiswa pada 12 Juni 2021 ditujukan untuk anak-anak tuan dusun yang duduk di bangku SD hingga perguruan tinggi.

Baca juga: Atlet Difabel Provinsi Bengkulu yang Ikut Peparnas XVI Papua Keluhkan Kurang Dapat Perhatian Pemda

Ia berharap, bantuan pendidikan yang diberikan perusahaan dapat membantu mereka untuk menggapai cita-cita.

 “Dengan begitu, anak-anak bisa membangun Papua menjadi lebih baik,” tutur Kim saat memberikan sambutan. 

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Papua sudah lama menjadi prioritas kontribusi sosial TSE Group kepada masyarakat. 

Sepanjang 2020, kontribusi TSE Group untuk bantuan beasiswa kepada siswa di area operasional perusahaan di Boven Digoel dan Merauke, Papua, mencapai Rp 955 juta, naik dibandingkan tahun sebelumnya, Rp 681 juta.

Tren peningkatan nilai kontribusi tersebut menggambarkan bahwa perhatian perusahaan terhadap pendidikan terus meningkat.

Pada tahun ini, TSE Group juga akan menambah kuota penerima beasiswa perguruan tinggi di Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta.

Baca juga: Awal Mula Oknum Kader NasDem Diduga Setor Dana Rp 370 Juta ke KKB, Ada Nama di Bukti Transfer

Seleksi beasiswa kini dapat diikuti putra-putri daerah Boven Digoel dan Merauke, dari yang sebelumnya hanya ditujukan untuk putra-putri pemilik hak ulayat. 

Perluasan cakupan penerima beasiswa ini diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas generasi muda Papua. 

Dampak selanjutnya, mereka bisa mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang layak sehingga kesejahteraan mereka dan masyarakat setempat bisa semakin terjamin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boven Digoel Matias Kainon yang turut hadir dalam acara berharap, TSE Group dapat terus memperluas kontribusinya di sektor pendidikan. 

“Bantuan bisa dipertahankan dan ditingkatkan ke masyarakat di sekitar perusahaan. Dengan begitu, lebih banyak anak-anak yang merasakan dampaknya,” ucapnya. 

Pemberian beasiswa merupakan satu dari sejumlah program tanggung jawab sosial TSE Group di sektor pendidikan.

Nilai kontribusi TSE Group untuk sektor ini mencapai Rp 4,1 miliar pada tahun lalu. 

Selain memberikan beasiswa, TSE Group terlibat aktif dalam pembangunan prasarana pendidikan, pembelian perlengkapan pendidikan hingga penyediaan sarana transportasi sekolah.

Sekitar 42 unit bangunan sekolah dan 14 bus sekolah telah disediakan untuk siswa di pedalaman Papua. 

TSE Group turut memberikan perhatian besar terhadap tenaga pengajar di pedalaman. Hal ini terlihat dari pemberian subsidi guru yang sebesar Rp 2,4 miliar pada 2020, bertambah dibandingkan yang diberikan pada 2019, yakni Rp 1,7 miliar.

Kontribusi yang diberikan TSE Group ini merupakan bagian dari wujud kepedulian dan kontribusi perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan silaturahmi keduanya. (Antara)

Berita Papua lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved