Breaking News:

Viral Video Orang Berkerumun dan Berjoget di Dalam Sebuah Mal Sleman, Satpol PP Tak Dapat Laporan

Dalam video tersebut terlihat ada panggung utama serta banyak orang yang berjoget bersama-sama di depan panggung.

Editor: Claudia Noventa
(Tribun-Video/Buyung Haryo)
ILUSTRASI - Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan acara di sebuah mal Kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang menimbulkan kerumunan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan acara di sebuah mal Kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang menimbulkan kerumunan.

Padahal diketahui, saat ini kasus positif Covid-19 tengah melonjak tajam.

Dalam video tersebut terlihat ada panggung utama serta banyak orang yang berjoget bersama-sama di depan panggung.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover.

Baca juga: Viral Video Kades Sulit Antar Pasien ke Rumah Sakit karena Penuh, Ini Respons Bupati Bandung

Baca juga: Viral di Instagram, Pengendara Mabuk Tabrak Pembatas Jalan Jayapura di Abepura-Sentani

Akun Instagram @merapi_uncover menulis sumber video tersebut dari akun Twitter @cuitanjojo.

Di akun Instagram @merapi_uncover tertulis:

"Hari Minggu kemarin, tanggal 13 Juni 2021, saya mendapati sebuah event offline dengan panggung dan kerumunan penonton yang tentu saja membeludak. Dari visual yang saya dapat sliweran di medsos, penontonnya ramai sekali. Asli kayak berasa bukan pandemi. 

Kangen datang ke event beneran tentu saja lumrah. Kalau mau bikin event juga saya rasa boleh. Tapi kudu tetap memperhatikan prokes 3M biar bisa jadi contoh kalau event serupa ini bisa diadakan dengan aman. Kalau kayak gini jadinya, ya mana bisa jadi contoh kan?

"Tapi kami pakai masker." Iya emang. Tapi itu nggak cukup. Belum lagi event ini pesertanya juga ada yang datang dari sekitaran Jateng di tengah angka varian infeksi mutasi virus Covid-19 yang tengah merebak di Kudus, Jateng. Kalau sampai tertular gimana? Kepikiran?

Sekali lagi, ini bukan perkara "saya sehat dan imun kuat" ya. Ini soal pencegahan penularan ke sekitar. Apalagi kalau kamu sampai ngasih contoh penyelenggaraan event yang melanggar prokes, malah ngasih contoh yang enggak baik buat masyarakat & bikin orang ga respek sama dunia popkultur-mu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved