Breaking News:

PON XX Papua

Dermaga dan Fasilitas Pelabuhan Pomako Diperbaiki Jelang PON XX di Papua

KUPP Kelas II Pomako Timika, Papua memperbaiki sejumlah fasilitas untuk siap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2-15 Oktober 2021.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
TribunPapua.com/stevanus remere
VENUE PON XX - KUPP Kelas II Pomako Timika, Papua memperbaiki sejumlah fasilitas untuk siap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2-15 Oktober 2021. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Pomako Timika, Papua memperbaiki sejumlah fasilitas untuk siap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2-15 Oktober 2021.

Fasilitas yang diperbaiki KUPP seperti dermaga dan lainnya.

Kepala KUPP Pomako Husni Anwar Tianotak kepada ANTARA di Timika, Kamis (17/6/2021), mengatakan, perbaikan dermaga Pelabuhan Pomako itu sudah mencapai sekitar 60 persen dan diharapkan segera rampung sekitar bulan Juli hingga Agustus mendatang.

"Kami melakukan beberapa perbaikan dermaga untuk sisi laut yaitu dermaga Unit I dan II A. Sementara perbaikan dermaga Unit II B sudah dilakukan tahun lalu," jelas Husni.

Ia menyebutkan fasilitas yang membutuhkan perhatian serius untuk segera diperbaiki yaitu sisi darat Pelabuhan Pomako seperti jalan masuk dari gapura hingga dermaga dengan panjang lebih dari 100 meter.

Baca juga: Wamen PUPR Minta Milenial Papua Dilibatkan untuk Kelola Aset Venue PON XX

Kondisi jalan masuk menuju dermaga Pelabuhan Pomako itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup berat karena aspalnya sudah hancur dan berlubang.

Selain itu, sarana penerangan berupa lampu listrik di sekitar kawasan Pelabuhan Pomako juga dinilai butuh perhatian serius lantaran banyak yang sudah rusak dan tidak berfungsi.

Husni mengatakan kendala terbesar dalam upaya mengembangkan fasilitas Pelabuhan Pomako Timika selama ini yaitu masalah status lahan yang belum jelas lantaran masih ada saling klaim antara Pemkab Mimika dengan salah satu pengusaha di Kota Timika.

"Kami sebetulnya sangat membutuhkan dukungan penuh dari Pemkab Mimika terkait status lahan kawasan Pelabuhan Pomako yang sampai sekarang belum ada kejelasan. Karena status lahan yang belum jelas itulah yang mengakibatkan pekerjaan-pekerjaan untuk pembangunan dermaga dan pengembangan Pelabuhan Pomako tidak bisa dilakukan sampai sekarang ini," ujarnya.

Sejauh ini KUPP Pomako belum menerima laporan maupun informasi soal ada kontingen dari sejumlah provinsi di luar Papua yang akan datang ke Timika mengikuti PON XX menggunakan armada kapal laut melalui Pelabuhan Pomako.

Meski demikian, kata Husni, kawasan Pelabuhan Pomako harus tetap ditata lebih bagus untuk mengantisipasi kemungkinan ada kontingen yang akan menginap di hotel terapung di kapal mengingat Timika sebagai salah satu klaster penyelenggara PON XX Papua masih kekurangan fasilitas tempat penginapan.

Baca juga: Hotel Fox Jayapura Siapkan Sejumlah Kamar Untuk Peserta PON XX Papua

"Memang sudah ada rencana nantinya di Pelabuhan Pomako akan ada kapal yang akan digunakan sebagai hotel terapung untuk menampung atlet dan oficial dari berbagai provinsi yang tidak mendapatkan bagian tempat penginapan di hotel-hotel di Timika," jelas Husni.

Jika skenario penggunaan hotel terapung di Pelabuhan Pomako untuk tempat tinggal atlet dan oficial peserta PON terealisasi, Husni mengatakan hal itu tentu akan membuat aktivitas di Pelabuhan Pomako semakin sibuk.

Sebab di sisi lain, di kawasan itu juga masih tetap digunakan untuk aktivitas bongkar muat barang dari kapal maupun bongkar muat penumpang menggunakan kapal PT Pelni.

KUPP Pomako kini terus berkoordinasi dengan Sub PB PON Klaster Mimika maupun dengan aparat keamanan untuk memastikan apakah penggunaan hotel terapung di Pelabuhan Pomako nanti jadi atau tidak.

"Kalau memang jadi digunakan tentu semua harus dipersiapkan dengan matang mulai dari penjemputan, penyediaan fasilitas di kapal, mobilisasi atlet dan oficial dari kapal ke dermaga lalu ke lokasi pertandingan, kemudian diantar kembali ke Pelabuhan Pomako setelah bertanding. Ini tidak gampang. Belum lagi aktivitas bongkar muat barang dan orang tidak boleh terganggu," jelasnya.

PON XX Papua 2-15 Oktober 2021 akan mempertandingkan sebanyak 37 cabang olahraga, sembilan diantaranya akan dipertandingkan di Timika, yaitu atletik, basket, futsal, bola tangan, judo, tarung derajat, panjat tebing, biliard, aero modeling, terbang layang, dan terjun payung. (Antara)

Berita PON XX Papua lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved