Breaking News:

Diduga Cabuli 20 Siswi SD, Kepala Sekolah di Bima Modus Periksa Isi Saku Korban

Diduga lakukan pelecehan seksual pada 20 siswi sekolah dasar (SD), HS, seorang kepala sekolah di Kota Bima, NTB dilaporkan ke polisi.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Pelecehan - Diduga lakukan pelecehan seksual pada 20 siswi sekolah dasar (SD), HS, seorang kepala sekolah di Kota Bima, NTB dilaporkan ke polisi. 

Salah satunya dengan menurunkan tim untuk investigasi untuk menyelidiki kasus ini.

Tim yang dibentuk Pemkot Bima telah memeriksa puluhan siswi yang diduga menjadi korban pencabulan Termasuk memeriksa kepala sekolah yang dilaporkan.

Terkait kebenaran dari kasus ini, menurut Lutfi, hal itu menjadi ranah pihak kepolisian untuk membuktikannya.

"Benar atau tidanya dia melakukan perbuatan itu, nanti kita tunggu hasil dari proses penyelidikan polisi. Sementara dari LHP, yang bersangkutan memang mengakui suka memberikan uang jajan kepada anak-anak itu, tapi ini salah juga. Tidak diperbolehkan, karena tugas dia adalah mendidik," kata Lutfi.

Terancam dipecat dari ASN

Tak hanya dicopot dari jabatannya.

HS juga terancam diberhentikan dari statusnya sebagai ASN jika terbukti bersalah.

Dalam peraturan tersebut, aparatur negara yang melakukan pelanggaran hukum termasuk tindakan asusila, maka akan ditindak tegas termsuk pemecatan sebagai ASN.

Hanya saja, untuk memroses pelanggaran kode etik, Lutfi harus menunggu keputusan pengadilan.

"Ya kami tunggu dari pengusutan aparat hukum. Ketika sudah ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap dan dinyatakan terbukti bersalah, kami akan berikan sanksi tegas, termasuk pemecatan," pungkas Wali Kota Bima.

(Kompas.com/ Syarifudin)

Berita pencabulan lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kepala Sekolah di Bima Diduga Cabuli 20 Siswi SD, Modus Periksa Uang Jajan di Saku Korban"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved