Breaking News:

Fakta 6 Oknum TNI AL Aniaya Warga hingga Tewas dan Sembunyikan Mayatnya, Berawal Mobil Mertua Hilang

Diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi di Purwakarta, Jawa Barat, pada 29 Mei 20021 lalu.

Editor: Claudia Noventa
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi - Diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi di Purwakarta, Jawa Barat, pada 29 Mei 20021 lalu. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Enam oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) kini harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka yang menganiaya seorang dua orang warga hingga satu di antaranya tewas.

Bahkan, mayat dari korban tewas tersebut disembunyikan oleh para pelaku.

Diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi di Purwakarta, Jawa Barat, pada 29 Mei 20021 lalu.

Kini enam oknum TNI AL itu terancam dipecat dan dihukum 10 tahun penjara.

Kronologi Awal

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) Laksamana Muda TNI Nazali Lempo mengatakan, kasus tersebut berawal saat seorang pelaku mendapatkan informasi mobil calon mertuanya hilang.

Baca juga: BREAKING NEWS : Ketua DPRD Tolikara Angkat Bicara Soal Transferan Uang Buat KKB

Baca juga: Pemprov Papua Buka Rekrutmen dan Seleksi 162 Tenaga Fasilitator Ekonomi Kampung

Mengetahui hal itu, pelaku lalu berinisiatif mengajak lima orang rekannya yang sama-sama anggota TNI AL untuk melakukan pencarian.

Beberapa waktu kemudian, para pelaku berhasil menangkap dua orang warga yang diduga sebagai pelaku penggelapan mobil tersebut.

Dua orang korban itu lalu diculik dan dibawa ke Wisma Atlet Purwakarta untuk diinterogasi.

“Mungkin di luar kendali juga anggota kita mungkin lepas emosi, untuk menekan (warga) mungkin saat kejadian itu terjadi tindakan yang di luar batas," kata Nazali dilansir dari KompasTV.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved