Breaking News:

DONOR DARAH

USTJ Bersama PMI Kota Jayapura Gelar Donor Darah

Melalui moment ini kami manfaatkan untuk mengadakan kegiatan kemanusiaan yang sekaligus membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan

Penulis: Merry Rumbino | Editor: M Choiruman
TRIBUN-PAPUA.COM
DONOR DARAH - Mahasiswa dan pelajar SMA di Kota Jayapura antusias mengikuti donor darah. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Merry Rumbino

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Memperingati hari donor sedunia yang diperingati setiap 14 Juni, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura(USTJ) bersama Palang Merah Indonesia(PMI) Kota Jayapura menggelar donor darah di Aula USTJ Kota Jayapura Provinsi Papua, Sabtu (19/6/2021).

Sebelum donor darah digelar, panitia penyelenggara juga memberikan materi terkait manfaat dan keuntungan mengikuti donor darah, serta materi lain yang berkaitan dengan kesehatan dan kepedulian kepada sesama manusia.

Tribun Papua Resmi Jadi Portal Berita Tribun Network ke-52, Ini Pesan Stafsus Billy Mambrasar

Ketua panitia donor darah, Garzia Corona Utama Rumkorem(21) mengatakan, donor darah selain diikuti mahasiswa USTJ, juga mengajak para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kota Jayapura dan daerah sekitar.

"Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari donor darah. Melalui moment ini kami manfaatkan untuk mengadakan kegiatan kemanusiaan yang sekaligus membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Garzia. 

Berikan Anggaran Rp 108 Miliar ke Kota Jayapura, PB PON Papua: Memiliki Tanggung Jawab Cukup Besar

Soal Ketersediaan Vaksin Covid-19 untuK PON Papua, KONI: Ada Dosis 200 Ribu Vaksin

Senada dikatakan petugas PMI Kota Jayapura, Kadek Surya. Menurutnya untuk menjadi pendonor harus orang yang sehat. Pihak PMI juga berharap setiap kantong darah yang disumbangkan dapat bermanfaat bagi orang lain.

Proses untuk mendonor ialah petugas PMI akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu bagi calon pendonor, apakah dia sehat atau tidak untuk bisa mendonorkan darah.

Batas usia untuk mendonor adalah 17-60 tahun. Setelah mendonorpun harus istirahat dengan baik. Sementara itu, batas waktu untuk bisa mendonor lagi harus berselang dua sampai 3 bulan.

"Kalau laki-laki bisa cepat untuk mendonor lagi, sedangkan perempuan mungkin 4-5 bulan karena setiap bulan kan ada masa ovulasinya," tambah Kadek. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved