Breaking News:

Yan Deda, ASN Pemulung Botol Plastik di Ampera Kota Jayapura

"Saya memilah sampah botol plastik yang dibuang ke sini, lalu membersihkannya dan dijual ke Bank Sampah di Komba Sentani," kata Yan Deda.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
SAMPAH – Yan Deda, sedang memulung botol plastik di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Ampera Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Minggu (20/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara   

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak membuat Yan Deda (42) merasa minder mencari penghasilan tambahan menjadi pemulung.

Pria yang berdomisili di Jalan Krisna No 26 Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua itu, sudah 2 bulan mengumpulkan sampah botol plastik.

Ditemui Tribun-Papua.com Minggu (20/6/2021) di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Ampera Distrik Jayapura Utara, Yan mengaku mengambil sampah botol plastik untuk dijual.

Baca juga: Sampah Berserakan, Panorama Pantai Holtekamp dan Jembatan Youtefa Tercemar

"Saya memilah sampah botol plastik yang dibuang ke sini, lalu membersihkannya dan dijual ke Bank Sampah di Komba Sentani," kata pria yang memiliki hobi memancing itu.

Yan mengaku dalam sehari ia bisa memperoleh enam hingga tujuh karung botol plastik ukuran besar.

Untuk penghasilan, Yan bisa mendapatkan Rp 800.000 setiap minggunya.

Sementara itu, durasi pengumpulan sampah yang dilakukannya selama seminggu tiga hari, baru diambil oleh pihak Bank Sampah Komba Sentani.

Bank Sampah Komba membeli sampah botol plastiknya, sebesar Rp 1.500 per kilo.

Yan merupakan pengawas di TPSS Ampera dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved