Breaking News:

Samuel Vino: Film Sa Papua, Revolusi Baru Sinema di Tanah Papua

"Kita harus buktikan bahwa Papua juga sudah modern. Jangan berstigma negatif selalu untuk Papua,” kata Samuel Vino.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
FILM SA PAPUA - Proses perekaman film Sa Papua di SMA Negeri 3, Bumi Perkemahan, Waena, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (21/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Sa Papua. Begitulah judul film garapan PT Cenderawasih Satu Cinema menceritakan aktivitas pendidikan seputar anak-anak Papua jaman ini.

PT Cenderawasih Satu Cinema tak bekerja sendiri dalam penggarapan film tersebut, namun ada beberapa komunitas yang tergabung diantaranya komunitas fotografi dan Video di Papua.

Samuel Vino (49), pendamping pembuatan film, mengatakan ia film ‘Sa Papua’ hadir untuk membuat revolusi terbaru film di tanah Papua.

Baca juga: Bosan dengan Koteka dan Taring Babi, Whens Tebay Cs Garap Film Sa Papua

Baca juga: Wali Kota Jayapura Minta Perusahaan Perbaiki Jalan Rusak di Kawasan Entrop

FILM SA PAPUA - Suasana shoot debut film Sa Papua di pelataran depan SMAN 3 Jayapura di Buper, Waena, selatan Jayapura, papua, Senin (21/6/2021). Film bertema pendidikan dan millenial Papua ini produksi Pt Cenderwasih Satu Cinema.
FILM SA PAPUA - Suasana shoot debut film Sa Papua di pelataran depan SMAN 3 Jayapura di Buper, Waena, selatan Jayapura, papua, Senin (21/6/2021). Film bertema pendidikan dan millenial Papua ini produksi Pt Cenderwasih Satu Cinema. (Tribun-Papua.com/hendrik_Rewapatara)

"Kita harus buktikan bahwa Papua juga sudah modern. Jangan berstigma negatif selalu untuk Papua,” kata Samuel kepada Tribun-Papua.com, Senin (21/6/2021) disela-sela kesibukannya.

Menurut Samuel, pada umumnya, film soal Papua selalu menampilkan koteka, taring babi, dan Honai.

“Jaman sudah modern. Saya sebenarnya bosan dengan melihat banyak film yang tampilkan taring babi, koteka, honay dan Lainnya," tegas Samuel.

Baca juga: Hari Ayah Sedunia, Pesan Menyentuh Valentina Sineri

Ia berharap dengan hadirnya film Sa Papua harus menampilkan hal baru dari Papua agar seluruh Nusantara bisa mengetahui, bahwa Papua sudah ada kemajuan.

Harun Rumbarar (30) kordinator Tim Produksi dan juga kameramen, menambahkan pembuatan film ini bekerja sama dengan beberapa komunitas.

“Ada Papuansphoto dan juga Papuanvoice. Ini pengalaman pertama kami anak Papua yang fokus di dunia film, ini juga satu kemajuan terbesar," kata Harun. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved