Breaking News:

Prakiraan Cuaca

BBMKG Jayapura Minta Nelayan dan Nakhoda Kapal Waspadai Gelombang Tinggi

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura Cahyo Nugroho berharap nelayan dan nakoda kapal memperhatikan resiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
tribunnews.com
Ilustrasi gelombang tinggi. Simak info gelombang tinggi BBMKG Jayapura, 21-27 Juni 2021. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Papua meminta kepada nelayan dan nakhoda kapal di provinsi itu mewaspadai gelombang tinggi dan angin kencang.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Cahyo Nugroho pada Selasa (22/6/2021), nelayan dan nakoda kapal diharapkan memperhatikan resiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk perahu nelayan, perlu memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 meter.

Kapal Tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang diatas 1,5 meter.

Selanjutnya, Kapal Ferry memperhatikan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang diatas 2,5 meter.

Kemudian, untuk kapal berukuran besar seperti Kapal kargo atau kapal pesiar kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang diatas 4,0 meter.

Ia memohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

Sesuai data, prospek tinggi gelombang pada 21 hingga 23 Juni 2021, tinggi gelombang di perairan Biak, Perairan Jayapura-Sarmi, Teluk Cenderawasih, Perairan Merauke, Perairan Yos Sudarso, dan Perairan Agats-Amamapare, dengan kategori 0,25 hingga 1,25 meter.

Baca juga: BBMKG Jayapura Keluarkan Prospek Cuaca Sepekan di Papua

Pada 24 hingga 27 Juni 2021 tinggi gelombang di perairan Biak, Perairan Jayapura Sarmi, Teluk Cenderawasih, Samudra Pasifik utara Jayapura, Perairan Merauke, Perairan Yos Sudarso, dan Perairan Agats-Amamapera, tinggi gelombang 0,25 hingga 1,25 meter.

Prospek tinggi gelombang pada Samudera Pasifik utara Jayapura, Samudera Pasifik utara Biak, Laut Arafuru timur Kepulauan Aru, Laut Arfuru bagian timur, Laut Arafuru selatan Merauke, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,50 meter, terjadi sejak  21- 23 Juni 2021. 

Baca juga: Viral Penampakan Awan di Disebut Mirip Bentuk Kapal Selam, BMKG Wilayah III Denpasar Beri Penjelasan

Kemudian, pada 24 -27 Juni 2021, tinggi gelombang di Laut Arafuru bagian timur, Laut Arafuru timur Kepulauan Aru, dan Laut Arafuru selatan Merauke, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,50 meter. 

Cahyo mengimbau kepada nelayan memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran.

Selain itu, BBMKG Jayapura juga meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejadian bencana hidrometeorologi apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved