KESEHATAN
Pelaksanaan Imunisasi di Papua Terhambat Akibat Pandemi COVID-19
Penanggung jawab program imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yasman menyebutkan pandemi Covid-19 menghambat pelaksanaan imunisasi di daerah itu
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Pelaksanaan imunisasi dasar lengkap di Provinsi Papua saat ini terpengaruh dengan pandemic covid-19.
Penanggung jawab program imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yasman (44) kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Selasa (22/6/2021) menjelaskan pembatasan sosial akibat Covid-19 menjadi kendala utama teman-teman di lapangan.
Sementara di Posyandu petugas sangat mengharapkan datangnya orang banyak terutama ibu dan anak.
"Rekan-rekan yang bertugas di lapangan tetap berusaha agar melakukan imunisasi rutin dengan mengendepankan protokol kesehatan," ujarnya.
Baca juga: COVID-19 di Kudus Terus Membaik, Kementerian Kesehatan Tambah 50 Dosis Vaksin
"Berbagai trik sudah di lakukan seperti janjian dengan orang tua dan kita datangi untuk lakukan imunisasi bagi anaknya," kata Yasman.
Dari segi cakupan sebelum Covid-19, kata dia, terjadi penurunan sekitar 17 persen, kejadian yang sama juga terjadi di 2021.
Setelah melalui evaluasi imunisasi yang dilaksanakan selama dua hari yakni 21-22 Juni 2021 di Hotel Aston,Kota Jayapura, telah disepakati untuk dilaksanakan.
Lanjut dia, dengan tujuan agar pencapaian imunisasi di Papua kembali meningkat.
Ia menyebutkan, ada tiga daerah yang cakupan imunisasinya rendah karena sering terjadi konflik yakni di Kabupaten Intan Jaya, Puncak, dan Kabupaten Nduga.
"Kita panggil petugas disana dan ditanyakan apa kendala yang dihadapi, 28 kabupaten lainnya juga dipanggil guna untuk mencari solusi," ujarnya.
Dia berharap, program-program yang dilaksanakan dievaluasi sehingga kedepan dapat diterapkan .(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dinkes.jpg)