ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

PON XX PAPUA

Cristin Sitorus, Papua Aman Ada Mall dan Jauh dari Gangguan KKB

Ia melihat protokol kesehatan di Mall Jayapura sangat ketat, sebelum masuk wajib cek suhu tubuh dan kenakan masker.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
CRISTIN SITORUS - Perempuan asal Jakarta yang baru berkunjung ke Papua untuk pertama kalinya dan mengaku kaget saat tahu ada mall di Papua Rabu (23/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara   

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Cristin Sitorus (30) selaku pengunjung Mall Jayapura terkejut, ketika dirinya mengetahui ada Mall di Papua saat mengikuti sebuah event di Swissbell Hotel Papua.

Wanita asal Jakarta itu, baru pertama kali ke Papua, saat diberi penugasan sebagai Tim Konsultan Hukum Panitia Besar PON XX 2021.

Saat ditemui oleh Tribun-Papua.com di Mall Jayapura, Rabu (23/6/2021), Cristin menyebutkan agendanya di Kota Jayapura sangat padat, hingga baru kali ini ke Mall Jayapura.

Baca juga: Kabupaten Mimika, Merauke, dan Kabupaten Jayapura Lokasi Gebyar PON XX 2021 Berikutnya

Menurut Cristin, Mall Jayapura tidak kalah dibandingkan dengan mall-mall lain di kota-kota besar.

"Disini sudah lengkap, ada Matahari Departement Store, J.co Donuts and Coffee, Solaria, Bioskop XXI, dan gerai-gerai produk lainnya," kata Cristin.

Ia melihat protokol kesehatan di Mall Jayapura sangat ketat, sebelum masuk wajib cek suhu tubuh dan kenakan masker, serta outlet yang sudah dikunjunginya menerapkan social distancing.

Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan Sentani, Kabupaten Jayapura yang digunakan untuk PON XX 2021
Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan Sentani, Kabupaten Jayapura yang digunakan untuk PON XX 2021 (Dokumen PLN)

Perempuan yang berprofesi sebagai lawyer itu, juga mengungkapkan awalnya dirinya merasa ragu untuk ke Papua, karena mendengar berita soal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Namun hal itu, terpatahkan dengan sendirinya, ketika ia tiba di Bandar Udara Theys Hiyo Eluay, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (20/6/2021).

"Saat tiba di bandara, semuanya terasa berbeda dengan yang diberitakan, orang Papua sangat ramah," ucap wanita berkaca mata itu.

Dirinya juga mengaku sangat senang dan bangga, bisa berkunjung dan mengabdi di Tanah Papua, serta membantu suksesnya event PON XX 2021. 

Disinggung soal keluarga, Cristin hanya diberi pesan untuk selalu menjaga diri dan kesehatannya selama berada di Papua.

Wanita berambut gelombang itu juga sempat dikira oleh beberapa teman barunya, ia berasal dari Kabupaten Serui, karena sekilas rambutnya memiliki kemiripan dengan perempuan asli Serui.

Baca juga: Betty Togodly Nilai Gebyar PON XX 2021 Minim Promosi ke Warga Papua

Namun, ia menjelaskan bahwa dirinya berdarah Suku Batak, namun sudah lama bekerja di Law Office JV&P Jakarta.

Ditanya soal, spot-spot wisata yang sudah dikunjunginya di Kota Jayapura, Cristin mengaku baru mengunjungi Bukit Jayapura City di Polimak. 

Cristin juga mengajak orang-orang di luar Papua untuk tidak takut berkunjung ke Papua, terlebih saat penyelenggaraan PON XX 2021 mendatang.

"Kesan saya Papua aman dan damai, empat daerah penyelenggaraan PON XX 2021 yakni Kota Jayapura, Mimika, Kabupaten Jayapura, dan Merauke, jauh dari wilayah pegunungan yang sering ada penembakan oleh KKB,"  terang Cristin berusaha meyakinkan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved