Breaking News:

ILEGAL LOGGING

Wagub Papua Barat Dukung Penegakan Hukum Terhadap Mafia Kayu di Kota Sorong

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan dukungannya bagi otoritas hukum untuk memproses mafia kayu di Kota Sorong.

Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani. 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menyatakan dukungannya terhadap  langkah penegakan hukum bagi pelaku ilegal logging di wilayah adminisitrasinya. 

Pernyataan ini, menyusul penahanan tiga kontainer kayu merbau yang diguga ilegal di Pelabuhan Kota Sorong, oleh Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, pekan lalu.

"Kami harapkan ketegasan semacam ini harus tetap dilakukan, sehingga pemanfaatan sumber daya alam secara liar bisa ditertibkan," ujar Lakotani kepada sejumlah awak media, Rabu (23/6/2021). 

Dikatakan, Pemerintah Papua Barat bersama penegak hukum akan tetap konsen dalam penertiban segala perizinan menyangkut pengelolaan kayu.

Baca juga: Tak Punya Izin, 3 Kontainer Bawa Merbau Tujuan Surabaya Digagalkan di Dermaga Sorong

"Terpenting ditertibkan adalah pemanfaatan hutan (kayu)," ujarnya. 

Lakotani akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk menyusun langkah kongkrit penertiiban perizinan tersebut.

"Kami juga akan mengambil langkah hukum bagi pelaku pemanfaatan SDA secara liar di Papua Barat," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perlindungan dan Penyuluhan Kehutanan pada Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Firaon Ullo menyebut kontainer berisi kayu merbau yang ditahan pihaknya di Pelabuhan Kota Sorong, pekan lalu, tidak disertai dokumen lengkap.

"Kayu yang ditahan ini tidak memiliki surat sah pengelolaan hasil hutan," ungkap Ullo, Jumat (18/6/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved