Breaking News:

2 Mahasiswa di Jatim Jadi Spesialis Pemalsu Ijazah, Bermodal Printer dan Raup Untung Rp 86 Juta

Dua mahasiswa pencetak ijazah palsu mulai dari SD, SMP, SMA, S1 hingga S2 ditangkap Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
NET
Ilustrasi Penjara - Dua mahasiswa pencetak ijazah palsu mulai dari SD, SMP, SMA, S1 hingga S2 ditangkap Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Dua mahasiswa pencetak ijazah palsu mulai dari SD, SMP, SMA, S1 hingga S2 ditangkap Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Pelaku yang berinisial MV dan B nekat menawarkan jasanya untuk membuat ijazah palsu

Dikutip Surya.co.id, tidak hanya ijazah, MV dan B juga dituduh menawarkan cetak palsu KTP, KK, Akta dan Sertifikasi Satpam.

Harga yang dipatok mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 5 juta.

Mereka mengaku aksi keduanya ini dimulai sejak tahun 2019 dengan keuntungan hingga Rp 86 juta.

Biasanya, mereka menyasar warga yang membutuhkan ijazah untuk melamar kerja.

Baca juga: Fakta Suami Bunuh Istri yang Hamil 6 Bulan dan Kubur Jasad di Depan Rumah, Pelaku Ngaku Dihantui

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menuturkan dalam menjalankan aksinya tersebut, MV dan BP menawarkan jasa sertifikat palsu di beberapa sosial media.

Mereka menawarkanya di sosial media mulai dari Facebook, Instagram dan WhatsApp.

Menurut pengakuan, dari hasil dari kejahatan ini, mereka gunakan untuk menghidupi keluarga.

"Hasil dari kejahatan ini, mereka gunakan untuk menghidupi keluarga," kata Gatot, Selasa, (22/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved