Video Viral Jenazah Diangkut Motor Roda Tiga sebelum Dimakamkan, Kepala Dusun Ungkap Alasannya

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Dusun Krajan, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.com/Ist
Foto tangkapan layar pengangkutan jenazah menggunakan sepeda motor roda tiga. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral sebuah video yang memerlihatkan jenazah yang diangkut menggunakan sepeda motor roda tiga.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Dusun Krajan, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dusun Krajan Fathoni mengakui ada jenazah yang diangkut menggunakan sepeda motor roda tiga sebelum dimakamkan.

Bukan Semua Wilayah Papua, KKB Hanya Ada di Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga, dan Mimika

Baca juga: Corona Jenis Delta Terindikasi Masuk Papua Barat, Kadinkes: Harus Diuji di Litbangkes Jakarta

Menurut Fathoni, prosesi pemakaman tersebut berlangsung pada Selasa (22/6/2021) sore.

"Pemakaman tersebut untuk almarhum Jarot Sugih Santoso yang meninggal karena sakit. Dia meninggal mendadak karena paginya juga masih beraktivitas seperti biasa," ungkapnya saat ditemui di Balai Desa Jetis, Rabu (23/6/2021).

Fathoni mengatakan, jenazah Jarot terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor roda tiga karena berat badannya yang mencapai sekitar 150 kilogram.

"Terus terang, memang berat badannya luar biasa. Sehingga pengangkatannya menggunakan sepeda motor roda tiga. Karena kalau diangkat manual pakai tenaga manusia sangat berat, apalagi saat itu juga menjelang Maghrib," jelasnya.

Selain berat badan Jarot, jalan dari rumah duka ke makam juga terhitung sulit.

Menurut Fathoni jalan yang dilalui terhitung sempit, naik turun, dan harus melewati jembatan.

"Jarak dari rumah duka ke makam itu sekira 300 meter, kalau pakai mobil juga tidak bisa. Kalau jalan kaki dengan diangkat manual memang berat," jelasnya.

Saat ada warga yang mengusulkan agar jenazah Jarot dibawa menggunakan sepeda motor roda tiga milik kelompok tani, akhirnya setelah melalui perundingan usul tersebut diterima.

"Keluarga juga tidak masalah. Motor yang digunakan juga motor bersih. Semua tata cara pemakaman dilakukan dengan baik dan khidmat, meski cara membawa jenazah tidak biasa," kata Fathoni.

Baca juga: Jadwal Lengkap Liga 1 2021 Persipura Jayapura, Catat Waktunya dari Bulan September hingga Oktober

Dijelaskan, saat membawa jenazah tersebut warga juga membawa dua tali tambang. Satu tambang untuk mengikat keranda dengan sepeda motor.

"Satu lagi diikat di sepeda motor roda tiga dan talinya dipegang warga sebagai langkah antisipasi saat melalui jalan menurun atau naik agar tidak merosot," paparnya.

Fathoni berharap agar persoalan inj tidak menjadi polemik.

"Itu hanya soal membawa. Semua cara perawatan jenazah dilakukan dengan baik. Kami mohon doanya agar almarhum husnul khatimah," ungkapnya.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Video Jenazah Diangkut Sepeda Motor Roda 3 Viral, Ini Penjelasannya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved