Breaking News:

PAPUA TERKINI

Polres Jayapura Kota Tak Ijinkan Aksi Demo Koalisi Rakyat Papua

"Kami sudah menerima surat ijin keramaian dari pihak Koalisi Rakyat Papua, namun kami menolak ijin tersebut," kata Kapolresta Kombes Gustav Urbinas.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Ridwan Abubakar Sangaji
Kapolres Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R Urbinas. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kapolres Jayapura Kota Kombes Pol Gustav Urbinas menegaskan pihaknya melarang ada demonstrasi di masa pandemi covid-19.

Larangan tersebut dengan sendirinya mengugurkan wacana Koalisi Rakyat Papua untuk menduduki kantor Gubernur Papua menuntut Sekda Papua Dance Flassy meletakkan jabatannya.

"Kami sudah menerima surat ijin keramaian dari pihak Koalisi Rakyat Papua, namun kami menolak ijin tersebut," kata Urbinas kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (26/6/2021) melalui gawainya.

Baca juga: Ini Alasan Lukas Enembe Protes Soal Penunjukan Dance Yulian Flassy Sebagai Plh Gubernur Papua

Dikatakan, pihaknya telah mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), dan pihaknya sudah membalasnya.

"Kami sudah keluarkan STTP dengan penjelasan tidak merekomendasikan aksi unjuk rasa tersebut," ujarnya.

Ia menegaskan akan membubarkan secara paksa apabila tetap melakukan aksi tersebut.

Baca juga: Polemik Lukas Enembe dan Dance Yulian Flassy, Koalisi Rakyat Papua Siap Turun Jalan

"Sudah jelas, ada surat pemberitahuan penolakan aksi, apabila memaksakan diri, kami bubarkan," tegasnya.

Kata dia, perintah pembubaran apabila ada titik kumpul masa sudah disampaikan di Polsek Jajaran.

"Kami akan bubarkan," tegas Gustav kembali.

Untuk personil Polresta Jayapura Kota nantinya akan diperkuatan dari Polda dan Kodam XVII/Cenderawasih. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved