Breaking News:

PUTRA PUTRI MERAUKE

Isak Tangis Warnai Keberangkatan 51 Putra-putri Suku Marind di Bandara Mopah Merauke

Harapan orangtua mereka tentu, agar anak-anak mereka dapat berhasil dalam mengikuti program persiapan studi luar negeri

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
TRIBUN-PAPUA.COM
KEBERANGKATAN - Suasana haru yang dirasakan peserta didik bersama keluarga di Bandar Udara Mopah Merauke, sesaat sebelum keberangkatan menuju Kota Jayapura guna pembimbingan di Papua Language Institute (PLI) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Suasana haru menyelimuti Bandar Udara Mopah Merauke saat keberangkatan putra-putri Marind ke Jayapura akhir pekan tadi.

Saat ditemui Tribun-Papua.com di Jayapura, Abdiel F Tanias selaku Head of Media & Public Relation Papua Language Institute (PLI), mengatakan 51 anak asli Suku Marind Merauke itu akan mengikuti program persiapan studi luar negeri yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Merauke dan PLI.

"Seluruh calon mahasiswa S1 yang dinyatakan lulus dalam proses seleksi program persiapan studi luar negeri, diberangkatkan ke Jayapura," jelasnya.

Covid-19 “Delta” Menghantui Papua, Gubernur Minta Masyarakat Taat Prokes

Abdiel juga menggambarkan kondisi kesedihan di Bandar Udara Mopah Merauke, dimana hampir semua orangtua beserta kerabat yang mengantar para siswa ke bandara menitikan air mata haru.

"Harapan orangtua mereka tentu, agar anak-anak mereka dapat berhasil dalam mengikuti program persiapan studi luar negeri," imbuhnya.

Sebelumnya Jum'at (25/6/2021) rombongan siswa kloter pertama telah diberangkatkan ke Jayapura, didampingi Tim PLI Merauke, Abinus Sama beserta keluarga.

Menurut keterangan dari Abdiel, Abinus Sama, nantinya akan menjadi pendamping putra-putri Marind ini, selama proses belajar satu tahun di pusat studi PLI Jayapura.

Penjual Kuskus di Jayapura Tak Tahu Jual Hewan Ini Bisa Dipenjara 5 Tahun

Sekadar diketahui, pascapenandatanganan MoU 7 Mei 2021 lalu, proses seleksi calon siswa untuk program ini langsung dilakukan serentak di Merauke.

Untuk cakupan tesnya, Abdiel menyebutkan ada 3 tes yang harus diikuti, yakni tes akademik melingkupi tes bahasa, sains, dan pengetahuan umum, serta tes wawancara dan tes Kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved