Breaking News:

PENDIDIKAN

Penerapan Sistem Zonasi Penerimaan Siswa SMP 2 Jayapura Terkendala

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua, Iwangging Sabar Olif: Seharusnya ada solusi terbaik untuk proses penerimaan.Semua punya hak sama

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
SISTEM ZONASI - Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua, Iwangging Sabar Olif memantau proses penerimaan calon siswa di SMP Negeri 2 Jayapura, Selasa (29/6/2012). Sistem zonasi membuat penerimaan siswa terkenadala. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada SMP Negeri 2 Jayapura, di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, tahun ini dilakukan secara online. Namun, mengalami hambatan serius.

Hambatan itu berupa ketidaklulusan beberapa calon siswa saat menjalani test melalui sistem yang disiapkan.

Akibatnya, orang tua siswa melayangkan protes terhadap otoritas sekolah tersebut.

Baca juga: Warga Kota Jayapura Diimbau Vaksin Gratis di RS Lantamal X, Buka Setiap Hari

Baca juga: Pedagang di Kota Jayapura Angkat Bicara Soal Rencana PPKM Mikro

Sekretaris Panitia PPDB SMP Negeri 2 Kota Jayapura, Anna Felle menjelaskan, penerimaan siswa baru di sekolahnya tahun ini berpatokan pada zonasi, atau jarak tinggal calon siswa.

Namun penerapannya pada setiap sekolah, berbeda. 

"Untuk non putra daerah di SMP 2 ini 92 orang. Jarak tinggalnya 1.400 meter dari sekolah. Sedangkan putra daerah 123 orang, berjarak 600 meter dari rumahnya," jelas Anna ditemui Tribun-Papua.com, Selasa (29/6/2021).

Alasan tidak diterimanya beberapa anak yang mendaftar ke SMP Negeri 2 Jayapura, kata Ana, lantaran tempat tinggal ke sekolah melebihi jarak yang sudah ditentukan.

"Ini semua tersistem. Pembacaan data siswa lewat sistem zonasi jadi masalahnya, bukan pada kami pihak sekolah," jelasnya.

Adapun daerah yang terbaca dalam sistem pendaftaran PPDB di sekolah ini; Kelurahan Awiyoo, Yobeh, Kota Baru, dan Kelurahan Vim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved