ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Tanggung Jawab ke Sponsor, Persipura Tegas ke Pemain Indisipliner

Pemecatan pemain juga beragam alasan dan unsur. Ada unsur jera atau pembelajaran kepada pemain lain, ada juga soal mempertahankan keutuhan tim.

Editor: Roy Ratumakin
Media Offiver Persipura for Tribun-Papua.com
Para pemain Persipura saat menjalani latihan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. 

TRIBUN-PAPUA.COM  - Kasus indisipliner hingga pemecatan pemain dari klub sering kali terjadi di sepakbola Indonesia.

Pemecatan pemain juga beragam alasan dan unsur. Ada unsur jera atau pembelajaran kepada pemain lain, ada juga soal mempertahankan keutuhan tim.

Di skuad Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura, sepanjang tahun ini, sudah ada satu pemain yang dipecat manajemen karena kedapatan mengkonsumsi minumam keras.

Baca juga: Pemain Persipura Indisipliner, Benhur Tomi Mano: Pelatih Tindak Tegas

Pemain tersebut adalah Jose Maniagasi. Pemain muda berbakat tersebut harus mengubur mimpinya bersama tim senior karena ulah indisiplinernya.

Kini, manajemen kembali menerapkan hal tersebut kepada dua pemain seniornya yaitu Boaz Solossa (Boci) dan Yustinus Pae (Tipa).

Boci dan Tipa tak terlihat latihan bersama tim Persipura pascalaga bertajuk persahabatan kontra Persita Tanggerang.

Dari informasi yang diperoleh Tribun-Papua.com, kedua pemain tersebut dengan terpaksa dipulangkan manajemen karena indisipliner.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano, beliau hanya menjawab semua adalah keputusan pelatih.

"Semua urusan itu sudah kami serahkan ke pelatih. Mengapa? Karena pelatihlah yang mengetahui kondisi rill pemainnya," kata BTM sapaan akrabnya kepada Tribun-Papua.com, Rabu (30/6/2022) melalui sambungan telepon selularnya.

Baca juga: Liga 1 Ditunda, Persipura Tetap Latihan

Dikembalikan ke pelatih bukan berarti manajemen lepas tangan soal itu. BTM mengaku, pertanggungjawaban kepada publik dan juga sponsor adalah hal yang mutlak.

"Kalau memang menurut pelatih mereka (pemain indisipliner) tidak bisa dibina, lebih baik diistirahatkan. Kami (manajemen) selalu mendukung apa yang menjadi kebijakan pelatih," tegas BTM.

Selain itu, BTM pun menyuruh Tribun-Papua.com untuk menghubungi kedua pemain tersebut guna mendapat informasi lebih valid soal ketidakhadirannya dalam sesi latihan tim.

CHARENZ HUWAE - Gelandang muda Persipura Charenz Huwae, resmi bergabung berlatih di TC training camp di Batu Malang, Jawa Timur. Pelatih Persipura Jacksen F Thiago menilai Charenz Huwae adalah pemain berbakat, pekerja keras di lapangan, dan laik menjadi bagian dari tim inti.
CHARENZ HUWAE - Gelandang muda Persipura Charenz Huwae, resmi bergabung berlatih di TC training camp di Batu Malang, Jawa Timur. Pelatih Persipura Jacksen F Thiago menilai Charenz Huwae adalah pemain berbakat, pekerja keras di lapangan, dan laik menjadi bagian dari tim inti. (courtesy_@persipuraPapua1963)

Hingga berita ini diturunkan, redaksi berusaha menghubungi Boaz Solossa melalui panggilan telepon dan juga pesan singkat (Whatsapp) namun tidak direspon oleh sang pemain.

JFT: Saya No Comment

Sebelumnya, pelatih Persipura Jacksen F Tiago (JFT) kepada Tribun-Papua.com mengaku dirinya tidak mengambil pusing dengan ketidakhadiran para pemain di sesi latihan yang dipimpinnya.

"Soal itu, saya no comment. Saya lebih fokus mempersiapkan tim dengan pemain yang ada saat ini bersama saya di pemusatan latihan," kata pelatih yang mengantarkan Persipura tiga kali juara Liga Indonesia tersebut.

Baca juga: Nama dan Usia Pemain Persipura Jayapura 2021, Yevgen Bokhashvili Jadi Pemain Termahal

Dikatakan, memikirkan perkembangan tim ke depan lebih penting ketimbang harus memikirkan hal-hal di luar itu.

"Saya selalu berprinsip bahwa apa yang saya lakukan di tim ini untuk kemajuan tim. Masih banyak hal yang harus saya kerjakan, apalagi kita di perhadapkan pada dua kompetisi sekaligus," ujarnya.

Untuk itu, pelatih berpasport Brasil tersrbut berharap dukungan sepenuhnya rakyat Papua agar Persipura bisa kembali meraih kejayaan di Liga 1 maupun di Piala AFC nantinya.

"Saya butuh doa dan dukungan dari seluruh pencinta Persipura, khususnya masyarakat Papua untuk kesuksesan tim ini," harap ayah dari Hugo Samir tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved