LAWAN COVID

Pemberlakuan PPKM di Kota Jayapura, Ini Tanggapan Warga

Warga yang berdomisili di Kota Jayapura sepakat dengan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh pemerintah kota setempat

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi PPKM Mikro. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Warga yang berdomisili di Kota Jayapura sepakat dengan pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh pemerintah kota setempat

Sejumlah warga yang tinggal di kota itu mendukung penerapan PPKM guna mengurangi mengurangi angka Covid-19.

Yanni Khasanah (28) warga Abepura, Kota Jayapura, menyebut penerapan itu merupakan tindakan yang cukup baik untuk menurunkan kasus Covid19 di Kota Jayapura.

Baca juga: Aturan Lengkap PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali, Berlaku 3-20 Juli 2021

"Mending dilakukan sekarang dari pada banyak yang dirugikan, tingkat kerumunan juga akan menurun," kata Yanni kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Jumat (2/7/2021).

Dia berharap kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah itu tak sia-sia sebaliknya berhasil menekan angka Covid yang semakin tinggi.

"Dengan adanya PPKM, semoga masyarakat bisa mematuhi pemberlakuan jam malam ini," ujarnya.

Baca juga: Pedagang di Kota Jayapura Angkat Bicara Soal Rencana PPKM Mikro

Hal serupa juga disampaikan Rasida (27) warga lainnya. Rasida mengaku setujuh dengan penerapan PPKM di Kota Jayapura.

Lanjut dia, mengingat angka penyebaran Covid-19 di Indonesia kini kian menghawatirkan.

"Saya mendukung hal ini. Penyebaran virus corona bisa dicegah melalui kiat seperti ini," katanya.

Mengingat pemberlakuan ini hanya sampai pada pukul 20.00 WIT, sehingga warga wajib mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Serius Tangani Covid-19, Papua Kembali Terapkan PPKM Mikro

"Kalo misalnya diberlakukan pada siang hari, nanti kasihan para pengiat usaha, karena pasti mereka mengalami kerugian," ujarnya.

Berbeda Utara, Sera (27) yang juga warga Abepura. Ia menilai pemberlakuan seperti ini baik, tetapi perlu dilihat, merugikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau tidak.

"Saya setuju dengan kebijakan ini, tapi jangan sampai merugikan sektor UMKM di Kota Jayapura," tambah dia.

Baca juga: Berawal dari Ambil Foto, Satu Keluarga Dikejar dan Diancam 20 Tukang Parkir Cafe Pelanggar PPKM

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jayapura telah resmi mengeluarkan intruksi Wali Kota terkait aktifitas ekonomi

Hal ini dilakukan dalam rangka memerangi penyebaran Covid 19, dan juga penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menyebutkan, pemberlakuan pembatasan aktifitas ekonomi dan masyarakat mulai berlaku Jumat (2/7/2021) sejak pukul 06.00 WIT hingga 20.00 WIT. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved