PAPUA TERKINI
8.238 Orang di Papua Terkena Malaria Sepanjang 2020
Total 8.238 orang di Papua menderita penyakit malaria sepanjang 2020. Jumlah ini tersebar di 28 kabupaten dan satu kota.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 8.238 orang di Papua menderita penyakit malaria sepanjang 2020. Jumlah ini tersebar di 28 kabupaten dan satu kota.
Dinas Kesehatan Provinsi Papua mencatat, ada lima daerah tertinggi penyebaran malaria di wilayahnya.
"Lima daerah itu ada di Kabupaten Yahukimo, Timika, Keerom, Sarmi dan Kabupaten Mamberamo Raya," kata Koordinator Program Malaria Dinkes Provinsi Papua, Silas Mabui kepada Tribun-Papua.com di Kota Jayapura, Jumat (2/7/2021).
Silas menjelaskan rinci jumlah pengidap malaria di masing-masing daerah tersebut.
Baca juga: 5 Daerah Tertinggi Malaria di Papua Sepanjang 2020
Adapun kasus malaria tertinggi di Kabupaten Yahukimo 941.47 penderita, Kabupaten Mimika tercatat 359.39 kasus, Kabupaten Keerom 359.09 kasus, Kabupaten Sarmi 351.91 kasus, dan Kabupaten Mamberamo Raya 233.56 kasus.
"Selanjutnya Kabupaten Jayapura 170.49, Kabupaten Asmat 87.31 kasus, Boven Digoel 115.11 kasus, dan Kota Jayapura 89.35 kasus," papar Silas.
Selanjutnya, Kabupaten Mappi tercatat 66.94 kasus, Kepulauan Yapen 37.46 kasus, Kabupaten Nabire 14.98 kasus, Kabupaten Waropen 63.45 kasus, dan Kabupaten Merauke 5.65 kasus.
Lalu, Kabupaten Pegunungan Bintang 1.22 kasus, Biak Numfor 4.27 kasus, Paniai 3.31 kasus, Kabupaten Nduga 26.71 kasus, Jayawijaya 1.88 kasus, dan Mamberamo Tengah 1.7 penderita.
Sementara terendah berada di Kabupaten Supiori 1.41 penderita, Yalimo 3.3 kasus, Lanny Jaya 0.55 kasus, Dogiyai 0.48 kasus, Kabupaten Intan Jaya 0.4 penderita, dan Kabupaten Deiyai 0.39 kasus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/24062021-nyamuk-malaria.jpg)