Breaking News:

Suami Bunuh Istri saat Tidur karena Kesal Dituduh Selingkuh, Pelaku Bawa Bayinya lalu Serahkan Diri

BSH (30), warga Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, tewas ditangan suaminya, MES (25) pada Sabtu (3/7/2021) malam.

Editor: Claudia Noventa
TRIBUN BALI/DWI S Ilustrasi
Ilustrasi pembunuhan - BSH (30), warga Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, tewas ditangan suaminya, MES (25) pada Sabtu (3/7/2021) malam. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Suami membacok istrinya sendiri hingga tewas karena kesal sering dituduh berselingkuh dengan wanita lain.

BSH (30), warga Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, tewas ditangan suaminya, MES (25) pada Sabtu (3/7/2021) malam.

Dari pemeriksaan polisi, pelaku mengaku sering cekcok dengan sang istri, korban juga tak jarang mengancam untuk minta diceraikan.

"Setiap kali bertengkar, korban selalu meminta diceraikan, dan akan kembali kepada mantan suaminya," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Minggu (4/7/2021) malam.

Baca juga: Pembunuh Pedagang Emas di Jayapura Papua Terancam Penjara Seumur Hidup

Baca juga: Pembunuh Pengusaha Emas di Jayapura Papua Warga Negara Afganistan

Baca juga: Kronologi Suami Istri Dibacok Tetangganya hingga Kritis, Mulanya Nonton Bola dengan Warga

Dibacok saat Tidur

Puncak keributan tersebut terjadi pada Sabtu, saat istrinya sedang tidur bersama anak bayinya, pelaku lalu mengambil parang dan langsung menyerang korban.

"Korban sempat tersadar dan langsung menangkis parang tersebut dengan menggunakan tangannya. Akibatnya, tangan korban putus," kata Nandang.

Mengetahui korban berusaha melawan, pelaku semakin beringas dan menyerang korban menggunakan parang secara membabi buta hingga tewas.

"Korban dibacok sebanyak empat kali," ujar Nandang.

Seusai kejadian itu, pelaku lalu pergi meninggalkan korban bersama anak bayinya di lokasi kejadian.

Pelaku lalu menyerahkan diri kepada polisi dan mengakui perbuatannya.

"Pelaku diamankan dengan barang bukti sebilah parang berukuran 50 sentimeter," kata Nandang.

Atas perbuatannya itu, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved