Breaking News:

Rukonya Dibakar Massa Anarkis di Yalimo, Kardas Diteriaki: Kita Mau Bakar Semua, Keluar Saja

Para warga yang menjadi korban anarkis masa pendukung pasangan calon kepala daerah Yalimo, memiliki cerita tersendiri.

Istimewa
Situasi pembakaran perkantoran dan fasilitas lainnya di Kabupaten Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021) 

Menurut Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang, sudah tidak ada pengungsi di Distrik Elelim karena sebagian besar sudah berada di Wamena.

Baca juga: Permintaan Massa Paslon Bupati Yalimo Digugurkan kepada Kapolda Papua: SK Pelantikan Harus Keluar

"Sekarang sudah tidak ada pengungsi, mereka tadi malam berangkat ke Wamena pakai truk dan mobil-mobil strada," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa.

Sementara itu, Koordinator Posko Induk Penanganan Pengungsi Yalimo Arman Ponto menyebut, ia dan seluruh pengurus paguyuban nusantara di Wamena telah mendapat informasi jika massa telah membuka palang jalan setelah ditemui Kapolda sejak Senin (5/7/2021) malam.

Setelah mendapat informasi, evakuasi pun dilakukan dengan cepat.

"Kita turunkan sekitar 35 kendaraan, saya sendiri turun ke Elelim ketuk-ketuk rumah warga yang tidak dibakar untuk tanya apa mereka mau ikut ke Wamena apa tidak," kata Arman.

Saat ini, ada 737 orang pengungsi Yalimo di Gedung Tongkonan Wamena.

Mengenai kebutuhan, Arman menyebut selain bahan pokok yang saat ini dibutuhkan adalah keperluan bagi bayi dan balita.

"Bahan pokok pasti kita butuh tapi keperluan bayi ini sekarang kurang sekali," kata dia.

Para pengungsi yang berada di Gedung Tongkonan kini tidur dengan beralaskan terpal atau tikar. Ada sebuah dapur umum yang dibuat swadaya oleh paguyuban nusantara.

Diberitakan sebelumnya, pascaputusan Mahkamah Komstitusi (MK) yang mendiskualifikasi kepesertaan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi-Jhon Wilil, massa membakar beberapa kantor dan kios di Distrik Elelim pada Selasa (29/6/2021).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved