Breaking News:

PAPUA BARAT TERKINI

Akibat Paparan Covid-19, Wali Kota Sorong Larang Kapal Pelni Turunkan Penumpang

Ia khawatir laju penyebaran Covid-19 semakin meningkat akibat aktivitas penumpang yang berkerumun masuk di Pelabuhan Sorong.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Pemerintah Kota Sorong kembali memperketat pelabuhan laut dan bandar udara di wilayahnya.

Pasalnya, kedua tempat tersebut merupakan pintu masuk dan keluar virus Corona ke kota tersebut.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menegaskan, kapal milik PT Pelni tak boleh menurunkan penumpang di pelabuhan, sementara ini.

"Kapal laut tidak boleh turunkan penumpang," tegas Jitmau, kepada Wartawan, Selasa (6/7/2021). 

Baca juga: 88 Tenaga Medis di Kota Sorong Terpapar Covid-19

Ia khawatir laju penyebaran Covid-19 semakin meningkat akibat aktivitas penumpang yang berkerumun masuk di Pelabuhan Sorong.

Hanya kapal pengangkut barang-barang logistik yang diperbolehkan turu di Kota Sorong

"Penumpang tidak boleh turun, kalau pergi tidak apa-apa," tuturnya. 

Jitmau mengatakan pihaknya akan mengeluarkan surat edaran terkait kebijakan tersebut.

"Kalau saya sudah keluarkan edaran, mereka (masyarakat) harus ikut," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tenaga medis terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sorong meningkat jadi 88 pasien.

"Total tenaga medis yang terpapar Covid-19 di Kota Sorong, bertambah 88 orang," ujar Ruddy, kepada wartawan, Senin (5/7/2021). 

Jumlah nakes positif bertambah dari Rumah Sakit (RS) dr Aryoko Kota Sorong, 4 pasien, dan RSUD Sele Be Solo 27 pasien. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved