Breaking News:

PERSIPURA

Capo Angky Akan Temui Benhur Tomi Mano Lapor Hasil Petisi Copot Bento Madubun

"Blackpearl Curva Nord 1963 akan membawa petisi tersebut dalam minggu ini ke Benhur Tomi Mano," jelas pria yang berjuluk Kepala Suku Tribun Utara.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
TANGKAPAN LAYAR - Petisi copot Bento Madubun dari Jabatan Manager Persipura dan Perombakan Manajemen Persipura mendapat 3.452 tanda tangan dari Website Change.org. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Capo Angky akan menemui Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano guna melaporkan Hasil Petisinya yakni pencopotan Ridwan "Bento" Madubun dan perombakan manajemen Persipura.

Hal ini dilontarkan pria yang bernama lengkap Frangky Abuuryaan Griapon kepada Tribun-Papua.com pada Senin (12/7/2021) Sore melalui sambungan telepon selular pribadinya.

"Blackpearl Curva Nord 1963 akan membawa petisi tersebut dalam minggu ini ke hadapan Benhur Tomi Mano," jelas pria yang berjuluk Kepala Suku Tribun Utara.

Baca juga: Desakan Pencopotan Bento Menguat, Kini Ada 3.409 Tanda Tangan Petisi

Ia menjelaskan sampai dengan saat ini sudah mendapat dukungan yang sangat besar dari masyarakat pecinta Persipura lewat petisi yang ia buat.

Perlu diketahui bahwa petisi yang bertajuk copot Bento Madubun dari Jabatan Manager Persipura dan perombakan manajemen Persipura telah mendapat 3.452 tanda tangan dari website change.org hingga tulisan ini di muat pada pukul 18.42 WIT, Senin (12/7/2021).

Sebelumnya Capo Angky yang mengatakan, manajemen pasti malu atas hasil gerakan massa tersebut yang sudah tidak percaya atas kepemimpinan Bento Manubun serta permintaan perombakan manajemen.

Baca juga: Tinggal Selangkah, Boaz Solossa Merapat ke Borneo FC

"Saya kalau jadi Manajemen, pastinya malu, karena sudah ada 3.409 orang yang mencintai Persipura yang sudah tidak percaya lagi kepada Manajemen Persipura," ujar pria yang berdomisili di kawasan Abepura.

Menurutnya, masyarakat ramai menandatangani petisi tersebut sebagai bentuk protes atas dikeluarkannya Boaz Solossa serta Yustinus Pae dari Persipura dengan cara yg tidak wajar.

"Kami sebagai barisan suporter Persipura serta masyarakat Papua meminta kepada Bento dan Rocky agar bisa mengundurkan diri secara baik-baik," jelas Ketua suporter Persipura, Blackpearl Curva Nord (BCN) 1963.

Capo Angky melanjutkan ketika ketidakpercayaan ini akan terus meningkat tentunya akan mengganggu Kesiapan tim juga kedepannya.

"Jadi kami mohon dengan hormat agar mereka berdua bisa undur dan dapat memberikan kesempatan kepada orang lain untuk membangun skuad Mutiara Hitam menjadi tim yang lebih profesional," kata Pria yang terkenal militan mendukung Skuad Mutiara Hitam.

Menurut mantan Kordinator Suporter Persipura di pulau Jawa dan Bali pada tahun 2009 - 2016, dampak yang akan di timbulkan dari ini semua bisa saja dukungan kepada Persipura akan menurun.

"Apalagi Persipura sudah ditinggalkan dua sosok Ikonnya, masyarakat merasakan ada sesuatu yang hilang, dan yang paling bertanggung jawab disini adalah manajer serta Sekertaris umum Persipura," tutup Capo Angky.

Sebelumnya, manajemen Persipura Jayapura memutuskan untuk melepas Boaz Solossa dan Yustinus Pae. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved