Minggu, 12 April 2026

MENCARI PENGGANTI KLEMEN TINAL

Partai Demokrat Usul 1 Nama Duduki Jabatan Wagub Papua

“Nama tersebut diusulkan oleh Ketua DPD Demokrat Lukas Enembe, dan kami belum diberitahu,” kata Boy kepada wartawan.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
RATAS DEMOKRAT - Sekertaris Partai Demokrat Boy Markus Dawir saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas bersama Sembila Parpol pengusung Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen) untuk menduduki kursi Wakil Gubernur Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAPartai Demokrat telag mengusulkan satu nama untuk nantinya dibahas dalam rapat terbnatas (ratas) partai Koalisi Papua Bangkit di Hotel Suny & Convetion Abepura, Senin (12/7/2021).

Satu nama tersebut, hingga kini belum diketahui.

Sekertaris Partai Demokrat Boy Markus Dawir, mengatakan dirinya belum mengetahui nama tersebut.

“Nama tersebut diusulkan oleh Ketua DPD Demokrat Lukas Enembe, dan kami belum diberitahu,” kata Boy kepada wartawan.

Baca juga: Dukungan Ones Pahabol Jadi Wagub Papua Kembali Didegungkan

Dikatakan, intinya, nama yang akan terpilih nantinya bisa sejalan dengan Gubernur Lukas Enembe dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Gubernur Lukas mengingikan wakilnya harus bisa setia mendamping dan siap jalankan tugas dan tidak berbuat gerakan tambahan,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, rapat terbatas (ratas) digelar tertutup. Tak diperbolehkan masuk ke ruangan selain ketua dan wakil ketua dari 10 partai koalisi pendukung Lukas Enembe - Klemen Tinal (Lukmen) pada Pilgub 2018 lalu.

Bahkan, awak media juga tak bisa masuk. Hanya, jumpa pers akan digelar setelah rapat terbatas selesai.

Sementara, kader partai dan para pendukung Lukmen menunggu di luar ruang pelaksaan ratas.

Pantauan Tribun-Papua.com, kondisi di lokasi ini aman dan kondusif.

Sekira 25 personil kepolisian bersenjata lengkap, masih berjaga-jaga di depan hotel tersebut.

Baca juga: Ratas Demokrat, Ini Daftar Partai Koalisi Papua Bangkit yang Hadir

Diketahui, rapat terbatas ini digelar oleh Partai Demokrat dalam rangka mendengar pandangan Gubernur Papua Lukas Enembe terkait proses pemilihan sosok pengganti Wakil Gubernur Papua, sepeninggalan Klemen Tinal pada 21 Mei 2021.

Rapat terbatas diikuti 10 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Papua Bangkit, pengusung Lukas Enembe - Klemen Tinal (Lukmen) pada Pilgub 2018.

Adapun 10 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Papua Bangkit; Partai Demokrat menduduki 8 kursi di DPRP, NasDem 8 kursi, Golkar 6 kursi, PAN 6 kursi, PKS 3 kursi, PKB 3 kursi, Hanura 3 kursi, dan PPP 1 kursi.

Dua lainnya, PKPI dan PBB tak beroleh kursi di DPR Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved