Breaking News:

LAWAN COVID 19

Kasus Covid-19 Meroket, Pemkot Jayapura Fokus Lakukan Penanganan

Hingga kini Pemerintah Kota Jayapura, Papua terus fokus melakukan penanganan terhadap kasus Covid-19 yang terus meroket di kota itu.

Editor: Musa Abubar
TribunPapua.com/Thamzil_Thahir
WALI KOTA JAYAPURA - Benhur Tomi Mano Juni_2021 di ruang kerjanya di Kota Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Hingga kini Pemerintah Kota Jayapura, Papua terus fokus melakukan penanganan terhadap kasus Covid-19 yang terus meroket di kota itu.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengaku terkait penetapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, berdampak bagi masyarakat terutama sisi ekonomi.

Tetapi, penerapan PPKM itu dilakukan demi menyelematkan masyarakat dari virus mematikan ini.

Berdasarkan data per tanggal 11 Juli 2021 dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura, vaksinasi mencapai 1,38 persen, dan kasus komulatif mencapai 9.244 kasus atau 2,44 persen.

Baca juga: PON XX Papua Tetap Digelar meski Covid-19 Tinggi, Menpora: Keputusan di Tangan Bapak Presiden Jokowi

Pada Mei 2021, kata Benhur, Kota Jayapura sudah memasuki zona hijau, namun mobilisasi hari raya menyebabkan angka kasus penyebaran Covid-19 di daerah itu kembali naik.

Dia mengatakan, hingga kini sudah 17 kelurahan masuk zona merah, zona orange 6 Kelurahan, dan 2 Kelurahan masuk zona kuning Covid-19.

Baca juga: Pejalan Kaki di Kota Jayapura Abaikan Prokes Covid-19

Selanjutnya, pasien sembuh 9.166 orang atau 92,2 persen, meninggal 178 orang atau 1,8 persen dan yang sementara menjalani perawatan sudah mencapai 600 orang atau 6 persen.

Terkait itu, Wali Kota Benhur Tommy Mano menyurati Gubernur Lukas Enembe meminta Bandar Udara dan Pelabuhan di wilayah paling timur itu di lock down/tutup sementara.

Baca juga: BTM:  Pelabuhan dan Bandara Penyebab Tingginya Covid-19 di Kota Jayapura

Benhur menyampaikan hal itu dalam di alog Interaktif dengan tema "Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Menjelang PON XX Tahun 2021 Papua dan PPKM yang akan diberlakukan Polda Papua kepada masyarakat," Senin (13/7/2021) malam di Jayapura.

Dia menilai, kedatangan penumpang di pelabuhan dan Bandara Udara yang menyebabkan klaster baru di kota itu.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved