Breaking News:

SOSOK

Cerita Lucu Anak Papua Makan Pinang Sejak Kelas 1 SD

Andika berkelakar, ibunya pernah berkata kalau anak Papua harus makan pinang agar punya gigi yang kuat.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
PINANG - Dari kiri ke kanan Deki Wameni (9), Gibe Doyapo (12), dan Andika Doyapo (12) menceritakan pengalaman masing-masing saat mencoba mengkonsumsi pinang pertama kalinya. 

"Setiap hari, paling sedikit itu dua buah, tidak kurang dari itu," katanya.

Rekan Deki, Andika Doyapo (12) mengaku mulai rutin mengkonsumsi buah pinang sejak usia enam tahun.

"Awalnya mama yang ajarin makan pinang," ujarnya tersipu malu.

Andika berkelakar, ibunya pernah berkata kalau anak Papua harus makan pinang agar punya gigi yang kuat.

Saat ditanya konsumsi pinang berapa buah sehari, Andika menjawab kadang tiga hingga lima buah yang bisa ia habiskan.

"Saya lebih suka kunyah pinang daripada gula-gula (permen)," kata Andika.

KUNYAH PINANG - Gibe Doyapo (12) di Kampung Abar Kabupaten Jayapura, Papua, menceritakan pengalaman masing-masing saat mencoba mengkonsumsi pinang pertama kalinya.
KUNYAH PINANG - Gibe Doyapo (12) di Kampung Abar Kabupaten Jayapura, Papua, menceritakan pengalaman masing-masing saat mencoba mengkonsumsi pinang pertama kalinya. (Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara)

Sementara itu, Gibe Doyapo (12) kepada Tribun-Papua.com mengatakan, dirinya kurang mengingat pasti, awal ia memulai makan pinang.

Hanya saja Gibe memang sudah tau cara mengupas pinang, mengunyahnya, mengkombinasikannya dengan sirih dan kapur.

"Cara makannya itu, lihat bapak makan terus bapak ajar saya," akunya.

Ketiga anak dari Kampung Abar Sentani tersebut berpesan agar budaya makan pinang harus dipertahankan sehari-hari.

"Bangun pagi, makan pinang dulu, baru nanti kitong (kita) bermain," ujar mereka bertiga, sambil tertawa. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved