Breaking News:

MENCARI PENGGANTI KLEMEN TINAL

Golkar Belum Ajukan Cawagub Papua ke Partai Koalisi Papua Bangkit Jilid II

“Belum ada penunjukkan resmi, tapi DPP berharap ada kader Golkar Papua yang bisa diandalkan untuk dapat mengisi jabatan itu,” Fernando Yansen Tinal.

Penulis: Ridwan Abubakar Sangaji | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
GOLKAR PAPUA - Ketua DPD Golkar Papua yang juga Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal semasa hidupnya. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ridwan Abubakar Sangaji

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar Papua masih menunggu penunjukan secara resmi oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) terkait rekomendasi nama kader yang diusung merebut kursi Wakil Gubernur Papua.

“Belum ada penunjukkan resmi, tapi DPP berharap ada kader Golkar Papua yang bisa diandalkan untuk dapat mengisi jabatan itu,” kata Ketua Pelaksana Harian DPD Golkar Papua, Fernando Yansen Tinal, Rabu (14/7/2021) siang.

Yansen  menyadari harapan yang telah disampaikan keluarga maupun pengurus Golkar Papua bisa dihargai oleh tujuh Parpol Koalisi Papua Bangkit Jilid II.

Baca juga: Partai Demokrat Usul 6 Bacalon Wakil Gubernur ke Koalisi Papua Bangkit

“Untuk itu, kita tunggu saja waktunya. Ketika telah ada pengumuman dari DPP akan kami ajukan. Kami menyesuaikan dengan dinamika yang ada dalam tim koalisi sendiri,” jelas Yansen Tinal.

Sementara dari DPD partai Demokrat telah mengusulkan Enam calon ke Koalisi Papua Bangkit Jilid II.

Enam nama tersebut di antaranya; Ricky Ham Pagawak (Bupati Mamberamo Tengah), Yunus Wonda (Wakil Ketua DPRP), Usman G Wanimbo (Bupati Tolikara), Tonny Tesar (Bupati Kepulauan Yapen), Natalis Tabuni (Bupati Intan Jaya), dan Yeremias Bisay (Bupati Waropen).

“Nanti Ketua DPD yang akan putuskan satu nama dari enam ini untuk mewakili Demokrat," kata Plt Sekretaris DPD Demokrat Papua Boy Markus Dawir.

Dalam rapat koalisi lalu, delapan partai lain pengusung Lukmen Jilid II juga mengajukan calonnya. Hanya satu partai yang tidak usulkan calon yaitu NasDem.

Baca juga: Kenius Kogaya, Nama Pertama yang diusulkan Hanura Papua ke Koalisi Lukmen Jilid II

Sesuai mekanisme, kata Boy, nantinya ke delapan calon yang diusulkan masing-masing partai akan diserahkan kepada Gubernur Lukas Enembe.

Setelah itu, gubernur yang akan memutuskan dua nama di antaranya untuk selanjutnya dikirim ke DPR Papua guna mengikuti proses pemilihan oleh para wakil rakyat itu.

“Kemarin gubernur sudah minta agar proses ini harus cepat supaya kita segera dapatkan wakil gubernur dalam waktu yang tidak terlalu lama," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Koalisi Papua Bangkit (KPB) Jilid II yang mengusung Lukas Enembe dan Klemen Tinal pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Juni 2018 lalu terdiri dari 9 partai politik yakni Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PAN, NasDem, PPP, PKB, PKS, dan PKPI. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved