Breaking News:

PAPUA TERKINI

Kepala Dinas Sosial: Kebakaran di Pasar Lama Jayapura Akibat Kelalaian Warga

Irawadi mengaku kecewa lantaran sejumlah warga yang tinggal di area kejadian rata-rata bukan penduduk Jayapura.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tirza Boyandone
Kepala Dinas Sosial Irawadi saat mendata warga yang terdampak kebakaran di ruas jalan Pasar Lama, RT 04/ RW 03, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menyikapi kebakaran yang terjadi di ruas Jalan Pasar Lama, RT 04/ RW 03, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Kepala Dinas Sosial Irawadi mengatakan ini merupakan bukti kelalaian warga pada saat berjualan.

Irawadi mengaku kecewa lantaran sejumlah warga yang tinggal di area kejadian rata-rata bukan penduduk Jayapura.

"68 orang terdata tinggal di area lokasi kebakaran, dengan 12 kartu keluarga. Namun belum diketahui pasti siapa saja yang tidak memiliki KTP Jayapura," kata Irawadi kepada Tribun-Papua.com, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Cerita Korban Kebakaran, Muhamad: Beruntung Ada Bapak Kasih Sarung

"Juga terdapat satu kos yang terisi 12 kepala keluarga, yang terdampak dari musibah ini," ungkapnya.

Sementara itu, pihak pemerintah juga akan menyediakan makan dan satu posko dan melakukan pendataan secara detail.

KEBAKARAN - Suasana kebakaran di wilayah Pasar Lama, Abepura, Kota Jayapura, Papua.
KEBAKARAN - Suasana kebakaran di wilayah Pasar Lama, Abepura, Kota Jayapura, Papua. (Humas Polresta Jayapura)

"Hari ini akan dipasang posko, juga makanan tentunya bagi mereka," ujarnya.

Berdasarkan arahan Wali Kota Jayapura, kata Irawadi, bagi warga yang tak miliki KTP tidak akan dilayani, meskipun terkena dampak dari kebakaran ini.

"Sudah banyak yang terjadi seperti ini, justru nanti buat beban kepada pemerintah," katanya.

Ia juga menambahkan, akan memulangkan warga yang bukan penduduk Jayapura.

Baca juga: Rustam Saru: Kebakaran di Pasar Lama Jayapura Sudah Sering Terjadi

"Karena jika terjadi musibah seperti ini siapa yang mau membantu jika bukan warga sini," tegasnya.

Rata-rata yang tingga di wilayah Jalan Baru ini merupakan penyewa.

"Bagi penyewa tempat tinggal pun harus peka terhadap keamanan dan tidak asal saja," katanya.

Dirinya berharap kepada warga yang datang menetap, pastikan untuk membuat surat pindah dan membuat laporan kepada RT/RW setempat.

"Warga harus lebih tertib lagi, administrasi jelas dan jangan membuat tempat jadi kumuh," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved