Breaking News:

LAWAN COVID 19

Pemkot Jayapura Diminta Adil Membatasi Aktivitas Rumah Ibadah

Aktivitas ibadah boleh dilakukan namun hanya boleh diisi oleh 25 persen jemaat dari total kapasitas yang tersedia di Gereja Katolik

Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana ibadah Misa Kenaikan Isa Almasih di Gereja Santa Maria Regina - Paroki Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2020). Misa Kenaikan Isa Almasih ditayangkan secara daring atau online agar umat Katolik dapat mengikuti misa di rumah masing-masing untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Uskup Jayapura Mgr Leo Laba Ladjar OFM meminta kepada Pemerintah Kota Jayapura untuk adil menerapkan penutupan aktifitas lainnya yang mengundang keramaian di tengah pandemi Covid-19.

Permintaan ini merespon pernyataan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) yang akan menutup rumah ibadah demi mencegah penularan Covid-19, lantaran melonjaknya angka pasien Corona di kota ini. 

"Ketika saya mendengar statement BTM yang akan menutup sementara tempat ibadah selama bulan Juli 2021 de 19, saya menghubungi Sekda untuk berkordinasi," kata Uskup Leo kepada Tribun-Papua.com lewat gawainya, Kamis, (15/7/2021).

Uskup Leo mengakui jemaat gelisah akibat penularan Covid-19.

Baca juga: Ikuti Himbauan Pemerintah, Uskup Leo Laba Ladjar: Pemerintah Harus Adil Tutup Rumah Ibadah

Kegelisahan itu juga diakibatkan kapasitas rumah sakit yang penuh, serta ketersediaan oksigen kian menipis.

"Hasil komunikasi kami, aktivitas ibadah boleh dilakukan namun hanya boleh diisi oleh 25 persen jemaat dari total kapasitas yang tersedia di Gereja Katolik," ujarnya.

Uskup berpesan kepada para jemaat Gereja Katolik untuk tetap rutin berdoa dari rumah, dan tetap menjaga kesehatan agar selamat dari pandemi covid-19 yang belum usai.

Dirinya pun berharap umat Katolik dapat segera melakukan vaksinasi Covid-19 dan tidak terpengaruh informasi hoaks tentang virus dan vaksin tersebut.

"Dikalangan warga masih banyak yang tidak percaya covid-19, ini yang akan merugikan orang lain, mari jaga protokol kesehatan dan lakukan vaksinasi demi kepentingan bersama," imbau Uskup Leo. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved