Breaking News:

KKB PAPUA

Diduga Peyandang Dana untuk KKB, Sonny Wanimbo Mangkir dari Panggilan Polda Papua

Neson Murib ditangkap ditangkap oleh Satuan Tugas Operasi Nemangkawi di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak, pada 14 Juni 2021.

Editor: Roy Ratumakin
TRIBUN-PAPUA.com Calvin Erari/ISTIMEWA
Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo (kiri) dan pemasok senjata untuk KKB Papua, Ratius Murib alias Neson Murib. Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo, disebut-sebut sebagai teman kuliah Neson Murib. Namun, namanya tak terdaftar di Universitas Warmadewa Bali. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menegaskan pihaknya akan terus membongkar kasus penyandang dana terhadap Ratius Murib alias Neson Murib.

Neson Murib ditangkap ditangkap oleh Satuan Tugas Operasi Nemangkawi di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak, pada 14 Juni 2021.

Dari tangan Neson Murib, berhasil diamankan uang tunai sebesar Rp 370 juta.

Baca juga: Ketua DPRD Tolikara Sonny Wanimbo Belum Penuhi Panggilan terkait Kasus Pasokan Senjata KKB

Dana tersebut diduga untuk pembelian senjata dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Puncak Papua.

Saat proses pengembangan, muncul informasi bahwa Neson Murib memperoleh uang Rp 370 juta dari Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo.

Namun, hal tersebut dibantah oleh yang bersangkutan dan menyatakan siap dipanggil aparat keamanan untuk memberikan keterangan.

Diketahui, Polda Papua memang telah memanggil Sonny Wanimbo, untuk dimintai keterangan terkait pengembangan kasus tersebut.

"Kami telah melayangkan surat panggilan kepada Ketua DPRD Tolikara," ujar Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Kamis (15/7/2021).

Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo (tengah)
Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo (tengah) (KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)

Selain itu, pihak Polda Papua berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa yang menjadi penyumbang dana bagi Neson Murib.

Direskrimum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani, mengatakan, bila waktu pemanggilan Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo, sudah lewat dan yang bersangkutan belum datang.

"Panggilannya kemarin (14/7/2021) tapi dia lagi di Jakarta dan belum bisa kembali karena belum vaksin," kata dia.

Faisal memastikan, bila surat panggilan kedua akan segera dikirimkan ke Sonny Wanimbo. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved