Breaking News:

Kerusuhan Dogiyai

Kronologi Anggota Paskhas TNI AU Dianiaya Warga di Dogiyai hingga Kini dalam Kondisi Kritis

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, kedua anggota Paskhas itu yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo.

Editor: Claudia Noventa
Kompas.com/Tribunnews.com
Ilustrasi - Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengungkapkan kronologi anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (AU) kritis setelah dianiaya warga. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengungkapkan kronologi anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (AU) kritis setelah dianiaya warga.

Diketahui, sebanyak dua anggota Paskhas TNI AU terluka akibat diserang oleh sekelompok orang di Dogiyai, Papua, Kamis (15/7/2021).

Kedua anggota Paskhas itu yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo.

Bahkan, salah satu anggota Paskhas bahkan mengalami luka yang cukup serius hingga saat ini dalam kondisi kritis.

"Akibatnya dua anggota mengalami luka serius, yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo, hingga harus dilarikan ke RSUD Madi," kata Iwan kepada Antara, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Anak-anak Dilarang Gunakan 2 Masker, Begini Penjelasan Satgas Covid-19 Nasional

Baca juga: Penyekatan Malam Hari Tak Efektif, Jubir Satgas Covid-19: Hanya Kelelawar yang Berkeliaran

Kronologi Kasus

Menurut Iwan, kasus ini berawal dari laporan yang diterima anggota Paskhas bahwa ada sekelompok orang yang sedang menikmati minuman keras di runway atau landasan pacu bandara.

Kemudian, anggota Paskhas dari Yonko 463/Trisula mendatangi sekelompok orang itu dan meminta mereka untuk segera meninggalkan lokasi tersebut.

Awalnya, sekelompok orang itu mengikuti arahan yang diberikan oleh prajurit TNI AU.

Namun, ketika melewati pagar bandara, sekelompok orang itu malah berbalik dan menyerang anggota TNI AU.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved