Breaking News:

Kerusuhan Dogiyai

Empat Warga Jadi Korban Aksi Pengerusakan dan Pembakaran 32 Rumah di Dogiyai

Empat warga jadi korban amukan sekelompok orang yang menyerang serta membakar 32 rumah warga hingga kios di Distrik Kammu, Kabupaten Dogiyai

Editor: Musa Abubar
Istimewah
kondisi kendaraan milik warga yang terbakar 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Empat warga jadi korban amukan sekelompok orang yang menyerang serta membakar 32 rumah warga hingga kios di Distrik Kammu, Kabupaten Dogiyai, Kamis (15/7/2021).

Dua korban dari TNI yakni Didik Prayudi terkena pukulan menggunakan batu di bagian kepala atas leher, kemdian Atok Tri Utomo terkena parang.

Selanjutnya Korban meninggal dunia yakni Hendrik Simatupang (MD) tewas terbakar di dalam kios miliknya.

Baca juga: Ini Kronologis Pengerusakan dan Pembakaran 32 Rumah Warga di Dogiyai

Kemudian identitas korban luka yaitu Ester Paruka, mengalami luka panah pada bagian bawah ketiak sebelah kiri.

Kerugian materil dari kejadian itu terdiri dari 13 rumah hangus terbakar beserta isinya, 19 kios beserta isinya hangus dilahap si jago merah.

Baca juga: Hendrik Simatupang Tewas Terbakar Akibat Provokasi Massa di Dogiyai Papua

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kini personil gabungan dari Polsek Kamuu dan Polres Nabire masih terus melakukan Patroli di seputaran kota guna mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

Baca juga: Masyarakat Pendatang Mengungsi Pasca Penyerangan dan Pembakaran 32 Rumah di Dogiyai

"Untuk situasi saat ini di Kabupaten Dogiyai sudah kembali Aman dan Kondusif," kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (17/7/2021).

Sebelumnya dikabarkan, sekelompok orang yang menyerang serta membakar 32 rumah warga hingga kios di Distrik Kammu, Kabupaten Dogiyai, Kamis (15/7/2021).

Kasus itu dipicu sekelompok pemuda tak menerima ditegur aparat lantaran masuk di Runway Bandara Moanemani.

Setelah ditegur, sekelompok orang datang menyerang lima personel dengan menggunakan senjata tajam serta batu. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved