Breaking News:

Kampung Abar Sentani

Begini Kondisi Jalan Lingkar Selatan yang Diharapkan Kepala Suku Kampung Abar Sentani Masih Bebatuan

kondisi jalan yang direncanakan tersebut nantinya, akan menghubungkan daerah Sentani Kota dan Kampung Abar di pinggiran Danau Sentani

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
TRIBUN-PAPUA.COM
MASIH SETAPAK - Kondisi kawasan Jalan Lingkar Selatan yang diharapkan warga Abar Sentani masih berupa bebatuan dan jalan setapak. Kewpala Suku Abar dan warga berharap agar pemerintah daerah segera merealisasikan jalan tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kondisi jalan lingkar selatan yang didambakan masyarakat Kampung Abar, masih bebatuan dan sebagian pengerjaan pembukaan lahan telah ditutupi rerumputan liar.

Berdasarkan penelusuran Tribun-Papua.com Minggu (18/7/2021), kondisi jalan yang direncanakan tersebut nantinya, akan menghubungkan daerah Sentani Kota dan Kampung Abar di pinggiran Danau Sentani.

Kepala Suku Kampung Abar Sentani, Minta Pemkab Jayapura Buka Akses Jalan Lingkar Selatan

Lajur jalan yang direncanakan sepanjang 5 Km dari pusat pemerintahan Kampung Abar, itu melewati sisi barat perbukitan Kampung dan belum dikerjakan sama sekali.

Medan yang terjal dengan kontur tanah yang labil apabila hujan deras, membuat area yang dibuka untuk pengerjaan jalan lingkar selatan ini masih sulit diakses.

Sebelumnya Kepala Suku atau Ondoafi Kampung Abar Distrik Ebungfau Kabupaten Jayapura, meminta pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan jalan lingkar selatan.

Saat ditemui Tribun-Papua.com Minggu (18/7/2021) Naftali Felle (60) selaku Kepala Suku Kampung Abar mengatakan, hingga saat ini, realisasi rencana pembangunan jalan lingkar selatan tersebut ditunda, karna pandemi Covid 19.

Arkeolog Papua Temukan Fosil Kayu Berumur 15 Juta Tahun di Perbukitan Kampung Abar Sentani

"Saat ini yang paling masyarakat dambakan, ialah terwujudnya usulan warga Abar dari tahun 2019, yakni akses jalan, dari ruas jalan lingkar selatan masuk ke kampung ini," ucapnya.

Naftali juga meminta kepada Pemda Kabupaten Jayapura dalam hal ini instansi teknis terkait, untuk segera merealisasikan rencana tersebut.

"Melalui Musrenbang kecamatan sudah disepakati, dan diajukan ke Musrenbang Kabupaten, hasilnya sudah diputuskan,"

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved