Pesta Miras di Dogiyai Papua Berakhir Rusuh, 20 Orang Bawa Panah hingga Parang Serang Paskhas TNI AU

Seorang warga jadi korban tewas dan massa juga menyerang lima anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara.

Istimewah
kondisi rumah warga yang dibakar di Dogiyai - Seorang warga jadi korban tewas dan massa juga menyerang lima anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara. 

"Dari aksi tersebut, dua korban dari personel Paskhas jadi korban, yang kemudian korban dibawa menuju unit pelayanan RSUD Dogiyai, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu dengan menggunakan mobil ambulans Bandara Moanemani," ujar Kamal.

Baca juga: Sosok Egianus Kogoya, Pimpinan KKB yang Diduga Masih Berusia Belasan Tahun

Lakukan pembakaran

Selanjutnya, pukul 19.35 WIT ditempat dan lokasi yang berbeda, massa mulai berkumpul di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu.

Pukul 20.49 WIT, massa mulai melakukan pembakaran bengkel dan warung bakso di Kampung Ekimanida.

"Pukul 21.09 WIT masyarakat pendatang mulai mengungsi ke pos-pos aparat keamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai," terangnya.

Tak berhenti di situ, pada pukul 22.13 WIT, massa mulai membakar bangunan dan rumah-rumah milik warga pendatang di Distrik Kamuu.

Pembakaran itu masih berlanjut sampai Jumat (16/7/2021) sekira 04.45 WIT di Kampung Ikabo.

Sekelompok orang itu juga melakukan penjarahan terhadap isi toko dan bangunan.

"Pukul 05.43 WIT masyarakat mulai memadamkan api di kampung Ikebo dengan menggunakan peralatan seadanya karena terlihat adanya korban dari kejadian tersebut," ungkapnya.

32 rumah dan kios ludes terbakar

Insiden itu mengakibatkan sebanyak 32 rumah warga ludes terbakar.

Tak hanya itu, satu orang warga tewas akibat peristiwa tersebut.

"Ada 13 rumah dan 19 kios hangus terbakar. Sementara korban tewas bernama Hendrik Simatupang jasadnya ditemukan di salah satu rumah yang hangus terbakar," ujar Kamal dilansir Kompas.com.

Situasi sudah kondusif

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved