Breaking News:

Pendidikan

Ikuti Edaran, SMP Negeri 2 Jayapura Masih Berlakukan Kelas Daring

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Jayapura, Papua masih memberlakukan porses belajar secara daring atau online.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Musa Abubar

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA -Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Jayapura, Papua masih memberlakukan porses belajar secara daring atau online.

Hal itu dilakukan dalam rangka mengikuti surat edaran yang diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Kota Jayapura, terkait larangan sekolah tatap muka selama pandemi Covid19.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Jayapura Imelda Nelince Sesa. Menurut dia, pembelajaran tahun ajaran baru 2021/2022 tetap dilakukan secara online.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Pengurus Masjid Al-Ikhlas Minta Remaja Ibadah di Rumah

"Pada Rabu (21/7/2021) sekolah aktif akan melakukan proses belajar mengajar secara daring," katanya kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Senin (19/7/2021).

Kegiatan belajar mengajar ini, menurut dia, nantinya akan lebih dikenal dan dipahami melalui situs web yang telah dibuat oleh pihak sekolah.

Baca juga: HKPR Jayapura Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran Jalan Pasar Lama

"Jadi kami memiliki website elearning.smpn2jayapura.sch.id yang secara khusus dibuat untuk anak-anak kami," ujarnya.

Link website ini tentunya hanya bisa dimasuki oleh siswa/siswi yang berasal dari SMP Negeri 2 Jayapura.

Baca juga: Soal Pengganti Boaz Solossa dan Yustinus Pae, BTM: Kami Serahkan ke Pelatih

"Ini merupakan website pertama dan hanya sekolah kami yang memiliki metode seperti ini, karena kami sudah tidak menggunakan zoom atau google meet," katanya.

Melalui website itu, kata dia, anak-anak dapat mengakses dan melihat secara langsung pengumuman apa yang ada di dalamnya.

Baca juga: Masjid Al-Ikhlas Jayapura Terima 13 Ekor Sapi Untuk Dikurbankan Saat Idul Adha

"Kita merancangnya dengan baik, agar anak-anak bisa mengakses ke satu tempat tanpa perlu kebingungan. Semuanya telah kami buat, guna mempermudah siswa," ujarnya.

Selama melakukan proses pembelajaran ini, kata dia, ia berharap agar siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru.

Sementara itu, beberapa pertemuan kerap kali dilakukan seperti pengambilan seragam, ijasa dan pertemuan guru. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved