Mahasiswi di Aceh Jadi Muncikari, Jual ABG ke Pria Hidung Belang Seharga Rp 900 Ribu

Seorang mahasiswi di Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh jadi muncikari prostitusi online yang menawarkan remaja 17 tahun pada pria hidung belang.

news24.com
Ilustrasi prostitusi - Seorang mahasiswi di Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh jadi muncikari prostitusi online yang menawarkan remaja 17 tahun pada pria hidung belang. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang mahasiswi di Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh jadi muncikari prostitusi online yang menawarkan remaja 17 tahun pada pria hidung belang.

Para remaja tersebut ia tawarkan seharga Rp 900 ribu di media sosialnya.

Tak hanya mahasiswa, pelaku juga menjajakan sejumlah siswa pada tersangka.

Baca juga: Warga Geger, Seorang Ibu Berbaring Peluk Jasad Anaknya yang Tewas 3 Hari Lalu, Terpapar Covid-19

Polres Nagan Raya telah menetapkan wanita Z (24), warga sebuah desa di Kecamatan Kuala,  sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online.

Muncikari itu sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Hingga Minggu (18/7/2021), belum ada penambahan tersangka.

"Jumlah tersangka 1 orang. Wanita Z itu berperan sebagai penjual layanan jasa prostitusi kepada pelanggan," katanya.

Menurut Kapolres, kasus prostitusi masih didalami dan dikembangkan pihaknya.

"Kami masih mendalami orang-orang yang berkaitan dalam kasus itu," kata Risno.

Kapolres Nagan Raya menyatakan, sejumlah orang-orang yang akan dimintai keterangan yakni pria hidung belang yang selama ini menggunakan jasa mucikari untuk mendapat wanita yang dijajakan tersangka.

Untuk korban atau wanita yang selama ini dijajakan oleh tersangka ada kalangan siswa dan mahasiswa yang berdomisili di Nagan Raya dan Aceh Barat.

Kasus prostitusi online ini, ujar Kapolres, akan diusut tuntas.

Bahkan sejumlah orang yang disebut tersangka akan dipanggil.

Baca juga: Kades Sragen Pasang Baliho Maki Pemerintah, Warga Bongkar Perilakunya: Harapannya Biar Dipecat

Seperti diberitakan, Polres Nagan Raya berhasil membongkar kasus prostitusi online yang selama ini diduga marak di wilayah barat selatan Aceh.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved