Breaking News:

Lawan Covid 19

Saleh Siknun: 4 Nakes Gugur akibat Covid-19, Ini Harus Dievaluasi

Saleh Siknun menilai, kematian keempat nakes di Papua Barat, sudah saatnya untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Wakil Ketua DPR Provinsi Papua Barat, Saleh Siknun. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Gugurnya empat tenaga kesehatan (Nakes) di Papua Barat, akibat terpapar covid-19, menuai perhatian bagi semua pihak.

Salah satunya, Wakil Ketua DPR Provinsi Papua Barat, Saleh Siknun.

Siknun menilai, kematian keempat nakes di Papua Barat, sudah saatnya untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Baca juga: Nakes di Papua Barat Berguguran, Ini Kata Dinkes

"Apakah para nakes ini tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), atau beban kerja yang berlebihan,?" kata Siknun, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (18/7/2021).

"Atau, tenaga medis kita yang kurang dan ada hal lainnya. Memang harus dievaluasi," ujarnya.

Tak hanya itu, Siknun juga meminta agar koordinasi di level Provinsi, Kabupaten, dan Kota, harus tetap terjalin dengan baik, berkaitan dengan pemberlakuan PPKM Darurat.

"Dimasa seperti sekarang (PPKM Darurat), setiap petugas harus terus melakukan koordinasi," tuturnya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Melonjak di Papua Barat, Satgas Minta Segera Buka RS Lapangan dan Tambah Nakes

Dikatakan, kondisi seperti ini ada pasien butuh pertolongan, langsung segera dilakukan evakuasi.

"Jangan sampai, kejadian yang sudah terjadi di Kabupaten Teluk Wondama, berulang lagi untuk para nakes lainnya," ucap Siknun.

Pasalnya, kejadian yang di Wondama tidak ada akses transportasi, sehingga harus dilarikan ke luar Papua Barat (Biak).

Harapan Siknun, Kabupaten Kota harus tetap bersinergi, jangan lagi ada saling menutupi informasi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved