Breaking News:

Lawan Covid 19

Badai Covid-19 Belum Berakhir, Sejumlah Fasilitas Nyaris Kolaps

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, beberapa pekan terakhir fasilitas kesehatan di ibu kota nyaris kolaps.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tio Effendi
PASIEN - Satu di antara pasien mendapatkan perawatan di luar ruangan karena kapasitas ruangan di Rumah Sakit Jayapura, Dok II penuh, Jumat (16/7/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Kasus terkonfirmasi positif covid-19 kian hari semakin meningkat.

Sejumlah daerah pun berjuang demi bisa menekan penyebaran virus tersebut.

Khususnya di Jakarta, beberapa pekan terakhir fasilitas kesehatan (faskes) menjadi sorotan.

Bahkan nyaris kolaps. Ribuan pasien antre untuk dapat ruang perawatan.

Baca juga: Indonesia Jadi Negara dengan Kasus Kematian Baru Covid-19 Tertinggi di Dunia, Berikut Daftarnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, beberapa pekan terakhir fasilitas kesehatan di ibu kota nyaris kolaps.

Bahkan, ia menyebut, antrean pasien mendapatkan kamar perawatan di rumah sakit cukup panjang.

"Jadi banyak sekali selama beberapa minggu ini masyarakat yang datang ke rumah sakit. Yang mengantre, yang berada di IGD menunggu bisa masuk kamar itu sekitar 1.900 orang," kata Anies dikutip Tribun-Papua dari laman Tribun News, Senin (19/7/2021).

Saking penuhnya ruang IGD, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, para pasien itu terpaksa dirawat di lorong-lorong rumah sakit.

Bahkan, ada juga rumah sakit yang harus mendirikan tenda-tenda darurat di halamannya.

Baca juga: Berjuang Melawan Covid-19, Satu Nakes di Manokwari Gugur Menyusul Ketiga Rekannya

"Lalu yang mengantre masuk IGD ada di lorong-lorong, ada di puskesmas, ada di rumah, itu bisa sampai 1.400 orang," ujarnya di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Untuk itu, Pemprov DKI terus berupaya menambah kapasitas fasilitas kesehatan yang ada di ibu kota, termasuk juga membuka Rumah Sakit Darurat di Asrama Haji, Jakarta Timur.

"Kami juga menugaskan, kepada lurah, camat, untuk mengidentifikasikan semua orang di wilayahnya yang sedang isolasi mandiri," kata Anies.

"Sehingga kebutuhan pokok mereka terpenuhi, kebutuhan obatnya terpenuhi," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved