Breaking News:

Lawan Covid 19

Hanya 77 Warga Divaksinasi di Kabupaten Pegunungan Arfak

"Data yang ada di kita, untuk sementara Kabupaten Pegaf hingga saat ini capaiannya baru 77 orang atau 0,3 persen," kata Hendrik A Marisan.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
VASINASI - Pengelola Program Imunisasi dan Vaksin Papua Barat, Hendrik A Marisan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Capaian vaksinasi di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), masih yang paling rendah di Provinsi Papua Barat.

Hal tersebut dibeberkan Pengelola Program Imunisasi dan Vaksin Papua Barat, Hendrik A Marisan.

"Data yang ada di kita, untuk sementara Kabupaten Pegaf hingga saat ini capaiannya baru 77 orang atau 0,3 persen," kata Marisan, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (19/7/2021).

Baca juga: 509 Warga di Manokwari Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama dan Kedua

Ia mengakui, hingga saat ini kesadaran masyarakat pun masih sangat rendah.

"Target kita tahap I, II, dan III, untuk di Kabupaten Pegaf seluruhnya 29.343 orang, sedangkan hingga kini baru 77 orang," ungkapnya.

Kondisi ini sudah berulang kali dilaporkan ke pimpinan, namun pihaknya menunggu petunjuk selanjutnya.

"Karena lebih banyak masyarakat di Kabupaten Pegaf, masih dekat sama adat istiadat," tuturnya.

Capaian Tertinggi di Papua Barat

Tak hanya itu, hingga saat ini Kabupaten Manokwari menduduki urutan pertama, capaian vaksin tertinggi.

"Untuk tahap I Manokwari sudah mencapai target, sementara II dan III, kita di Manokwari masih berjalan," kata Marisan.

Pastinya, pihaknya akan tetap menggelar vaksin di Manokwari dan masing-masing Kabupaten Kota. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved