Breaking News:

Lawan Covid 19

Jokowi: Faskes Kita Bisa Kolaps Kalau Pembatasan Dilonggarkan dan Kasus Covid-19 Naik

Jokowi khawatir kasus Covid-19 akan naik dan rumah sakit kewalahan menampung pasien, bila pihaknya melonggarkan PPKM Darurat.

Editor: Roy Ratumakin
Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara peluncuran paket obat gratis di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/1/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari masyarakat ingin beraktivitas seperti biasa.

Namun, pemerintah baru akan melonggarkan PPKM Darurat, jika kasus Covid-19 rendah.

“Saya paham ada aspirasi masyarakat agar kegiatan sosial ekonomi bisa dilonggarkan. Hal semacam ini bisa dilakukan, bila kasus penularan Covid-19 rendah dan kasus kronis yang masuk rumah sakit rendah,” ujar Presiden Jokowi dalam Pengarahan kepada Kepala Daerah se-Indonesia, dikutip Tribun-Papua.com dari laman Tribun News, Senin (19/7/2021).

Jokowi khawatir kasus Covid-19 akan naik dan rumah sakit kewalahan menampung pasien, bila pihaknya melonggarkan PPKM Darurat.

Baca juga: Wapres Maruf Amin: Esensi Kurban adalah Bantu Sesama yang Membutuhkan

“Bayangkan, kalau pembatasan ini dilonggarkan, kemudian kasusnya naik lagi dan rumah sakit tidak mampu menampung pasien-pasien yang ada. Ini akan menyebabkan kapasitas fasilitas kesehatan (faskes) kita kolaps,” jelas Jokowi.

Ia juga mengingatkan kunci mengatasi pandemi adalah vaksinasi Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan.

“Kuncinya hanya ada dua sekarang ini: Pertama, mempercepat vaksinasi. Kedua, disiplin protokol kesehatan, utamanya pakai masker,” katanya.

Akhir dari Pandemi

Di sisi lain, Jokowi mengatakan pandemi kemungkinan masih akan berlangsung lama akibat kemunculan varian baru Covid-19.

“Akhir dari pandemi ini belum bisa diprediksi. Setelah varian pertama, kemudian datang varian Delta,” beber Jokowi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved