Breaking News:

Lambat Serap Dana Covid-19, Bappeda Papua Mengaku Kesulitan Koordinasi: Penerbangan Minim

19 provinsi termasuk Papua mendapat teguran keras secara tertulis atas keterlambatannya menyerap anggaran untuk penanganan Covid-19.

Editor: Claudia Noventa
Dok. Puspen Kemendagri
Mendagri Tito Karnavian - 19 provinsi termasuk Papua mendapat teguran keras secara tertulis atas keterlambatannya menyerap anggaran untuk penanganan Covid-19. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Yohanes Walilo menanggapi teguran yang dilayangkan Menteri Dalam Negeri (mendagri) Tito Karnavian kepada Pemprov Papua.

Sebelumnya, 19 provinsi termasuk Papua mendapat teguran keras secara tertulis atas keterlambatannya menyerap anggaran untuk penanganan Covid-19.

Menanggapi teguran Mendagri, Yohanes Walilo menjelaskan masuknya pandemi Covid-19 gelombang kedua menjadi penyebab utama.

"Penyerapan kita agak lambat karena kondisi Covid. Kita kejar serapan anggaran. Koordinasi antarkabupaten karena minimnya penerbangan," ujarnya di Jayapura, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Simpatisan dan Keluarga Klemen Rekomendasikan Yansen Tinal, Bukan Dinasti Politik

Selain itu, faktor keterlambatan laporan penggunaan dana otonomi khusus tahun anggaran 2020 dari kabupaten/kota juga memberikan andil terlambatnya pencairan dana serupa untuk tahun ini.

Ketika dana otsus cair dari pemerintah pusat, muncul kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kita di Papua dana otsus tahap pertama bertepatan dengan PPKM dampaknya besar untuk penyerapan," kata Walilo.

Namun ia meyakini bila pada akhirnya Papua akan mampu memenuhi target penyerapan anggaran pada akhir tahun.

Terlebih sebagian besar anggaran pada tahun anggaran 2021 dialokasikan untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 pada 2-15 Oktober 2021.

Baca juga: Duduki Kantor Golkar, Ini Tuntutan Keluarga Klemen Tinal

"Kita lebih fokus ke PON sehingga agak lambat. Kami optimis Desember kita akan sampai 90-95 persen," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved