Breaking News:

Covid 19 Papua

Miliki Dokumen Palsu Swab dan Vaksin, 1 Penumpang Sriwijaya Air Dibekuk Satgas Covid-19 Kota Sorong

Penumpang yang berasal dari Jakarta berinisial S S, nekat memalsukan data diri (Swab PCR dan Vaksin), dan turun di Bandara Deo.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Sorong, menangkap seorang penumpang pesawat Sriwijaya Air di Bandar Udara Domine Eduard Osok (Deo).

Pasalnya,  penumpang yang berasal dari Jakarta berinisial S S, nekat memalsukan data diri (Swab PCR dan Vaksin), dan turun di Bandara Deo.

Temuan tersebut, di ungkapkan anggota Satgas Covid-19 Kota Sorong, Rotne Sasabone.

Baca juga: Pemalsuan Rapid Tes, Kapolda Papua Barat akan Tindak Tegas

"Kami temukan di pesawat dengan jadwal penerbangan siang, dari Jakarta dan Makassar," ujar Sasabone, kepada sejumlah wartawan, Rabu (21/7/2021).

Ia menjelaskan, petugas telah memastikannya, dan tiket penumpang tersebut naik dari Jakarta.

"Kita temukan, mulai dari hasil Swab PCR, keterangan catatan sipil, dan vaksin pun dipalsukan," ungkapnya.

Bahkan, penumpang tersebut mengandalkan (dua) surat vaksin.

"Penumpang tersebut pun membuat swab PCR, namun mengatasnamakan orang lain, tinggal dibayar seharga Rp 200 ribu," ucapnya.

Tak hanya itu, vaksin dan surat keterangan capil pun dipalsukan dan membayarnya.

"Pelaku tidak ikut suntik vaksin, dia hanya tinggal bayar dan mendapatkan suratnya," tutur Sasabone.

"Penumpang tersebut memalsukan surat-surat palsu, agar dia bisa datang dan bekerja di salah satu perusahaan di Sorong," ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan menindaklanjuti ke aparat kepolisian.

"Untuk mendapatkan surat palsu tersebut, pelaku hanya membayarnya senilai Rp 700 ribu," kata Sasabone. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved