Breaking News:

Covid 19 Papua

Polda Papua Akan Tindak Tegas Pelanggar Prokes

"Kami akan lebih ketat dan menindak siapa saja yang tak jalankan prokes," kata Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri SIK (53), menyatakan kepada kaum intelektual di Papua, agar tidak menghasut mahasiswa untuk berdemonstrasi, saat memantau pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMP Negeri 01 Jayapura Rabu (14/7/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di tengah masyarakat, Kepolisian Daerah (Polda) Papua akan menindak tegas bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes).

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri pun memastikan akan mendukung seluruh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait dengan upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

"Kami akan lebih ketat dan menindak siapa saja yang tak jalankan prokes," kata Fakhiri dikutip Tribun-Papua.com dari laman kompas.com, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Corona Varian Delta Sudah ada di Kabupaten Merauke Papua

Hal ini menyusul permintaan Satgas Covid-19 Provinsi Papua yang melihat kasus terkonfirmasi di Papua dari hari ke hari semakin meningkat.

Sebelumnya Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule berharap, aparat keamanan untuk mulai tegas melakukan penindakan kepada siapa saja yang tidak menjalankan prokes.

Selain itu, kata Silwanus, corona varian delta yang berasal dari India sudah ditemukan di Kabupaten Merauke, Papua.

"Pada Senin (19/7/2021) sudah dapat konfirmasi dari teman-teman di Litbangkes bahwa dari 12 sampel (pasien di RSUD Merauke) yang diperiksa, 10 dinyatakan positif varian delta," ujarnya.

Baca juga: Banyak Nakes Terpapar Covid-19, RSUD Jayapura Kekurangan Tim Medis

Dikatakan, masuknya varian delta di Papua, seluruh pihak harus membangun kesadaran diri bersama bahwa prokes harus dijalankan.

"Walau dari sisi klinis virus tersebut baru ada di Merauke, tak menutup kemungkinan varian delta sudah ada di kabupaten lain yang ada di Papua," tegasnya.

Sekadar diketahui, hingga Senin (19/7/2021), ada 30.188 kasus covid-19 di Papua. Dari jumlah tersebut, 5.378 pasien masih dirawat, 24.015 orang sembuh dan 634 pasien meninggal dunia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved