Breaking News:

Sempat Minta Pintu dan Jendela Rumah Ditutup, Camat Akhiri Hidupnya Diduga Depresi Istri Meninggal

Depresi istrinya meninggal karena terpapar Covid-19, seorang camat memutuskan gantung diri.

Editor: Claudia Noventa
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi - Depresi istrinya meninggal karena terpapar Covid-19, seorang camat memutuskan akhiri hidupnya. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Depresi istrinya meninggal karena terpapar Covid-19, seorang camat memutuskan akhiri hidupnya.

Diketahui, DRM (45), Camat Kota Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas gantung diri pada Selasa (20/7/2021), sekira pukul 11.30 Wita.

DRM diduga nekat melakukan hal tersebut karena istrinya meninggal dunia pada 20 Mei 2021 lalu.

Mayat DRM ditemukan tergantung di kamar bagian belakang rumah orangtuanya di Kampung Haumara.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Ketakutan Dengar Pintu Didobrak dan Teriakan Tengah Malam, Temukan Nenek Tewas Esoknya

Baca juga: Korban Banjir Bandang Sentani Akan Gugat Pemkab Jayapura soal Bantuan Rumah

Di hari itu, DRM meminta dua saksi yakni KNR (17) dan LL (70) untuk menutup semua pintu dan jendela rumah.

Kepada KN dan LL, DRM mengaku ingin istirahat siang.

Setelah menutup pintu dan jendela, KNR pergi ke bengkel dekat rumah. Sedangkan LL duduk di pendopo bagia depan rumah panggung tersebut.

Setelah itu, saksi lain KKJ (40) datang untuk berkunjung. Saat ia masuk rumah, LL mengingatkan agar KKJ membuka pintu secara perlahan kaena DRM sedang istirahat.

Namun KKJ tak memlihat korban tidur dan hanya melika sendal milik koban dan tikar tersimpan di ruang tengah.

KKJ kemudian memberitahu LL jika DRM tak ada di dalam rumah. Mereka kemudian mencari DRM dan menemukan pria 45 tahun itu tergantung di dekat kamar belakang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved