Breaking News:

Otsus Papua

Tokoh Muslim Papua Ajak Masyarakat Syukuri Kelanjutan UU Otonomi Khusus

Yelipele berharap kepada pemerintah agar lebih meningkatkan pengawasaan Dana Otsus ke depan, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Nandi Tio Effendy
Tokoh Muslim Papua KH Kahar Yelipele angkat suara soal Otsus Papua, Rabu (21/7/2021). Ia meminta pemerintah memperketat pengawasan Dana Otsus, mulai penggunaan, peruntukan hingga transparansi atau pertanggungjawaban. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Tokoh Muslim Papua KH Abdul Kahar Yelipele turut merespon pengesahan Undang-undang Otonomi khusus (Otsus) Papua yang menuai protes, khususnya bagi masyarakat serta mahasiswa dari wilayah adat Lapago.

Seharusnya, kata dia, masyarakat Papua khususnya dari wilayah Lapago; Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya bersyukur atas kelanjutan dari UU Otsus Papua yang mengakomodir kepentingan hajat hidup masyarakat asli Bumi Cenderawasih.

“Berdasarkan Undang-undang pasal 12 tahun 2021 Otsus hanya orang asli Papua yang berhak menjadi kepala daerah tak seperti diwilayah lain, kita wajib bersyukur,” kata Yelipele kepada saat ditemui Tribun-Papua.com di Kota Jayapura, Rabu (21/7/2021) pagi.

Baca juga: Penetapan UU Otsus Papua Dinilai Hanya Untuk Kepentingan Jakarta

Baca juga: Ini Tanggapan Lukas Enembe Soal Pengesahan UU Otsus Jilid II

Menurut Yelipele, hadirnya Otsus Papua sangat terasa dalam pembangunan di seluruh aspek khususnya perkampungan.

Ia memandang masyarakat Papua sudah merasakan adanya perubahan selama 20 tahun terakhir, selama Otsus bergulir.

“Saya menyampaikan ini karena saya yang melihat dan merasakan di daerah Lapago Kabupaten Jayawijaya,” ujar putra asli Wamena.

Meski begitu, Yelipele berharap kepada pemerintah agar lebih meningkatkan pengawasaan Dana Otsus ke depan.

Mulai penggunaannya, peruntukan, serta pertanggungjawabannya, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Saya menekan harapan pada kami sebagai orang Papua di daerah pegunungan agar jangan mengadu domba serta terprovokasi oleh kepentingan elit politik,” ujuar Ketua Masjid Raya Baiturrahim Papua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved