Breaking News:

Virus Corona

Antre Oksigen sejak Pagi, Tangisan Shiri Pecah saat Terima Telepon yang Mengabarkan Ibunya Meninggal

Shiri dan puluhan orang lainnya sejak pagi ikut mengantre untuk mengisi oksigen medis di sebuah perusahaan di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, K

Editor: Claudia Noventa
(the new york times)
ILUSTRASI - Shiri menangis saat mengantre oksigen, sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat dirinya masih mengantre. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tangisan Shiri tumpah saat mengantre untuk mengisi oksigen medis di tengah puluhan orang.

Sejak pagi, Shiri mengantre untuk mengisi oksigen medis di sebuah perusahaan di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (22/7/2021).

Dia berusaha mendapatkan oksigen bagi ibunda yang mengalami sesak napas di rumah.

Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, telepon selulernya berdering.

Seseorang mengabarkan kalau ibunda Shiri meninggal dunia sebelum ia mendapatkan oksigen tersebut.

“Sudah terlambat, ibu saya sudah meninggal," kata Shiri yang menangis dan bergegas membawa pulang tabung tanpa berisi oksigen, seperti ditulis Tribunnews.com.

Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre.
Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre. (KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Baca juga: Fakta 5 Petugas Lakukan Pungli di Pos Penyekatan PPKM, Tarik Uang dari Sopir Truk hingga Rp 50 Ribu

Baca juga: Orangtua Meninggal Terpapar Covid-19, Bocah 10 Tahun di Kutai Barat Bingung: Ayah Ibu Kan Masih Muda

Tak banyak yang mampu ia ucapkan, sesaat sebelum kembali ke rumah melihat jenazah sang bunda.

Shiri mengungkapkan, sang ibu sedang dirawat di rumah karena sulit bernapas dan membutuhkan oksigen.

"Saya dari pagi. Oksigennya telat ini. Ibu saya yang sakit di rumah sesak napas. Perawatan di rumah, di rumah sakit tidak ada oksigen katanya," tuturnya sembari mengusap air mata.

Setelah itu, Shiri langsung bergegas pergi dari lokasi antrean untuk kembali ke rumah duka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved