PON XX Papua

Berdayakan UMKM Papua untuk PON XX, Kementerian PUPR Sediakan Pembiayan LPDB

UMKM di Papua untuk penyelenggaran PON 2021 mendapat pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Tribun-Papua.com/Nandi Tio Effendy
NOKEN - Mama Marta menunjukkan tas noken di Pasar Mama-mama Papua, Jalan Percetakan Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (22/6/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - UMKM di Papua untuk penyelenggaran PON 2021 mendapat pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM).

Diungkapkan Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, dengan begitu, pembinaan koperasi usaha mikro dan akses pembiayaan dapat dilakukan, khususnya melalui koperasi itu sendiri.

Meskipun, diakui oleh Arif, tidak ada anggaran khusus dari Kemenkop-UKM untuk penyelenggaraan PON 2021.

Baca juga: Kementerian PUPR Pastikan Venue PON XX Papua Berstandar Internasional, Ini Sederet Fasilitasnya

"Namun, terdapat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang jumlahnya cukup besar," kata Arif, seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/7/2021).

Arif menambahkan, untuk para wirausaha pemula, akan disalurkan pula Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan permodalan.

Tak ketinggalan, bakal dilakukan pula peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi dan UMKM, pembinaan pra-koperasi, dan pendampingan UMKM

"Itu kegiatan-kegiatan spesifik yang kita lakukan di Papua," ujar Arif, seraya menyinggung isi Peraturan Presiden (PP) 7 tahun 2021.

Di mana dalam regulasi itu, disebutkan bahwa 40 persen belanja pemerintah pusat dan pemerintah daerah dialokasikan untuk belanja produk-produk UMKM.

Baca juga: Kronologi Atlet Anggar Perwakilan Maluku Tewas dalam Kecelakaan, Seharusnya Tampil di PON XX Papua

Baca juga: Atlet Anggar Perwakilan Maluku yang akan Tampil di PON XX Papua Meninggal Dunia karena Kecelakaan

"Ini sebenarnya salah satu hal yang bisa dimanfaatkan pemerintah daerah di sana (Papua), guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil," tuturnya.

Selain itu, menurut Arif, penyediaan tempat promosi dan pengembangan UMKM sebesar 30 persen juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan PON.

Termasuk penyediaan rumah produksi bersama dan model tata koperasi yang merupakan kebijakan lain dari Kemenkop-UKM.

Arif mengingatkan, kebijakan tersebut kemudian perlu diatur agar terjadi konsolidasi antara pemerintah daerah dengan pelaku UMKM, sehingga dapat mempunyai rumah produksi bersama.

“Terutama kalau di Papua itu misalkan mereka berpotensi dalam hal perikanan dan pengolahan hasil-hasil laut,” pungkasnya.

(*)

Beirta PON XX Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.TV dengan judul Kemenkop-UKM Siap Dukung Pemberdayaan UMKM di Papua Selama PON 2021

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved