Breaking News:

Prakiraan Cuaca

BMKG Keluarkan Prospek Tinggi Gelombang Sepekan di Papua 26 Juli Hingga 1 Agustus 2021

prospek tinggi gelombang sepekan di Papua, berlaku dari 26 Juli 2021 hingga 1 Agustus 2021.

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
tribunnews.com
Ilustrasi gelombang tinggi. Simak info gelombang tinggi BBMKG Jayapura,26 Juli hingga 1 Agustus 2021. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prospek tinggi gelombang sepekan di Papua, berlaku dari 26 Juli 2021 hingga 1 Agustus 2021.

Berdasarkan data yang diterima dari Kepala Balai Besar (BMKG) Wilayah V Jayapura, Cahyo Nugroho menyebutkan, pada 26 hingga 28 Juli 2021,  kategori tinggi gelompang 0,25- 1,25 meter,  di Samudera Pasifik utara Biak, Samudera Pasifik utara Jayapura, Perairan Jayapura-Sarmi, Teluk Cenderawasih, Perairan Yos Sudarso dan Perairan Merauke.

Baca juga: 5 Berita Populer : Vaksinasi Gratis dari TNI Angkatan Laut Hingga Sampah di Pasar Youtefa Menumpuk

Kemudian, 29 Juli hingga 1 Agustus 2021, tinggi gelombang 0,25-1,25 meter di Samudera Pasifik utara Biak, Perairan Biak, Teluk Cenderawasih, Samudera Pasifik utara Jayapura, Perairan Jayapura-Sarmi, Perairan Merauke, Perairan Yos Sudarso, dan Perairan Agats-Amamapare. 

Baca juga: Gubernur Papua Barat: Keluarga Terima Jimmy Ijie Dimakamkan di Taman Bahagia

Selanjutnya, pada 26 hingga 28 Juli 2021, kategori tinggi gelombang 1,25-2,50 meter di Perairan Amamapare-Agats, Laut Arafuru timur Kepulauan Aru, Laut Arafuru selatan Merauke dan Laut Arafuru bagian timur.

Pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2021, kategori 1,25-2,50 meter di Laut Arafuru timur Kepulauan Aru, Laut Arafufu selatan Merauke dan Laut Arafuru bagian timur. 

Baca juga: Ayah yang Bunuh Anaknya Gara-gara Hal Sepele Tak Menyesal, Polisi: Wataknya Memang Kasar

Kemudian, angin di wilayah Papua umunya bertiup dari arah barat laut-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 05-20km/jam.

Baca juga: Minim Petugas Medis, Ratusan Warga Antre PCR Covid-19 di Labkesda Papua

Baca juga: Layanan Puskesmas Kotaraja Abepura Dilakukan Daring karena 32 Nakes Positif

Serta himbauan keselamatan kepada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan akan potensi kejadian bencana hidrometeorologi apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang.

Himbauan keselamatan juga kepada perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.

Harap perhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk perahu Nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Baca juga: Viral Anggota DPRD di Banyuwangi Gelar Hajatan saat PPKM, Sudah Ditegur Satgas tapi Tetap Nekat

Baca juga: 5 Berita Populer : Vaksinasi Gratis dari TNI Angkatan Laut Hingga Sampah di Pasar Youtefa Menumpuk

Berikutnya, Kapal Tongkang, kecepatan angin leih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kapal Ferry, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Selanjutnya untuk kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

Serta, kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.(*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved